Operasi Patuh Lodaya, Satlantas Polres Cimahi Berikan 1.200 Tilang Teguran
Selasa, 28 Juli 2020 - 14:31 WIB
loading...
Kasatlantas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah membagikan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat di sela pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020. Foto/Ist
A
A
A
CIMAHI - Hingga hari kelima ratusan kendaraan roda dua serta roda empat terjaring razia Operasi Patuh Lodaya 2020 yang digelar Polres Cimahi.
Mereka kedapatan melakukan berbagai pelanggaran, seperti pengendara motor yang tidak mengenakan helm atau tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.
"Sampai hari kelima ini kami sudah memberikan 1.200 tilang teguran dan lebih dari 130 surat tilang," kata KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Duddy Iskandar, Selasa (28/7/2020).
Duddy menyebutkan, banyaknya tilang teguran karena pihaknya memprioritaskan pendekatan tersebut. Kecuali jika pelanggaran yang dilakukannya fatal maka pihaknya akan memberikan surat tilang. Seperti tidak membawa SIM, STNK, atau tidak memakai helm ketika berkendara di jalan raya. (BACA JUGA: Usai TikTok, India Kembali Tendang Puluhan Aplikasi Buatan China)
Menurutnya, selama pelaksanaan Ops Patuh Lodaya, sangat jarang pengendara dari kalangan pelajar yang terjaring razia. Ini dikarenakan aktivitas belajar siswa yang masih dilakukan di rumah secara online. Padahal pada kondisi normal biasanya kalangan pelajar yang mendominasi pelanggaran. Ditambah lagi ada penurunan volume kendaraan di jalan, selama pandemi COVID-19.
Mereka kedapatan melakukan berbagai pelanggaran, seperti pengendara motor yang tidak mengenakan helm atau tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.
"Sampai hari kelima ini kami sudah memberikan 1.200 tilang teguran dan lebih dari 130 surat tilang," kata KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Duddy Iskandar, Selasa (28/7/2020).
Duddy menyebutkan, banyaknya tilang teguran karena pihaknya memprioritaskan pendekatan tersebut. Kecuali jika pelanggaran yang dilakukannya fatal maka pihaknya akan memberikan surat tilang. Seperti tidak membawa SIM, STNK, atau tidak memakai helm ketika berkendara di jalan raya. (BACA JUGA: Usai TikTok, India Kembali Tendang Puluhan Aplikasi Buatan China)
Menurutnya, selama pelaksanaan Ops Patuh Lodaya, sangat jarang pengendara dari kalangan pelajar yang terjaring razia. Ini dikarenakan aktivitas belajar siswa yang masih dilakukan di rumah secara online. Padahal pada kondisi normal biasanya kalangan pelajar yang mendominasi pelanggaran. Ditambah lagi ada penurunan volume kendaraan di jalan, selama pandemi COVID-19.
Lihat Juga :