Jurus Jitu Santri Dukung Ganjar NTB Tangkal Hoaks di Media Sosial
Kamis, 20 Juli 2023 - 11:58 WIB
loading...
Relawan SDG menyosialisasikan pentingnya menangkal informasi hoaks di medsos kepada ratusan santri di Ponpes Nurul Quran, Desa Mertak Tombok, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (19/7/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
LOMBOK TENGAH - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menyosialisasikan pentingnya menangkal informasi hoaks di media sosial (medsos) kepada ratusan santri di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang dikemas dalam pelatihan jurnalistik dan strategi tangkal hoaks.
Korwil SDG NTB Haerul Fahri mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada santri bagaimana pentingnya menangkal informasi hoaks di medsos. Terlebih pada era digitalisasi seperti saat ini, informasi dapat menyebar dengan cepat melalui internet.
"Terlebih menjelang pemilihan presiden tentu tidak menutup kemungkinan akan banyak berita yang tidak benar. Itu yang akan kami berikan pemahaman ke masyarakat terutama kepada santri di Ponpes ini," katanya di Ponpes Nurul Quran, Dusun Lendang Simbe, Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (19/7/2023).
Para santri diharapkan dapat membedakan mana informasi yang benar dan hanya bersifat opini. Selain itu, santri juga dibekali ilmu dasar-dasar jurnalistik. Sehingga, saat mereka nantinya terjun di dunia jurnalis setidaknya mereka sudah memiliki pemahaman dasar.
Para santri sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Hal itu terlihat dari seriusnya mereka mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Para santri juga sangat aktif saat dilakukan sesi tanya jawab.
Korwil SDG NTB Haerul Fahri mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada santri bagaimana pentingnya menangkal informasi hoaks di medsos. Terlebih pada era digitalisasi seperti saat ini, informasi dapat menyebar dengan cepat melalui internet.
"Terlebih menjelang pemilihan presiden tentu tidak menutup kemungkinan akan banyak berita yang tidak benar. Itu yang akan kami berikan pemahaman ke masyarakat terutama kepada santri di Ponpes ini," katanya di Ponpes Nurul Quran, Dusun Lendang Simbe, Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (19/7/2023).
Para santri diharapkan dapat membedakan mana informasi yang benar dan hanya bersifat opini. Selain itu, santri juga dibekali ilmu dasar-dasar jurnalistik. Sehingga, saat mereka nantinya terjun di dunia jurnalis setidaknya mereka sudah memiliki pemahaman dasar.
Para santri sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Hal itu terlihat dari seriusnya mereka mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Para santri juga sangat aktif saat dilakukan sesi tanya jawab.
Lihat Juga :