Pemeriksanaan Suket Bebas COVID-19 Diperpanjang Sampai 3 Agustus

Selasa, 28 Juli 2020 - 07:22 WIB
loading...
Pemeriksanaan Suket...
Akses keluar masuk wilayah Kota Makassar masih diperketat hingga 3 Agustus mendatang. Pengetatan terutama di tiga pos pintu masuk Kota Makassar yang dijaga ketat aparat TNI/Polri. Foto : SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Akses keluar masuk wilayah Kota Makassar masih diperketat. Pemeriksaan surat keterangan (suket) bebas COVID-19 di perbatasan diperpanjang hingga 3 Agustus nanti. Baca : Aturan Penerapan Protokol COVID-19 Harus Semakin Diperketat

Pemkot Makassar tidak ingin ada lonjakan kasus akibat pelonggaran di perbatasan jelang Idul Adha 1441 Hijiriah. Apalagi pandemi COVID-19 di Kota Makassar saat ini mulai melandai.

Kasus positif mengalami penurunan selama dua pekan terakhir. Berada di bawah angka 100 setiap harinya. Bahkan berdasarkan analisis epideimologi angka penularan sudah mencapai 0,9.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengaku tidak ingin ada pelonggaran akses keluar masuk di perbatasan. Khususnya jelang perayaan Idul Adha, 31 Juli nanti. Baca Juga : Dinkes Bakal Tracing Kontak Dua Pegawai Positif COVID-19 di DPRD

Kesalahan yang lalu saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jangan sampai terulang. Perbatasan dilonggarkan jelang Idul Fitri. Akibatnya lonjakan kasus meningkat. Tempat-tempat keramaian dipadati masyarakat. "Jadi kita perpanjang selama seminggu. Tiga hari setelah lebaran kita evaluasi lagi," kata Rudy, kemarin.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar yang ingin keluar kota wajib menyertakan suket bebas COVID. Begitu pula dengan masyarakat dari daerah lain yang ingin masuk ke wilayah Kota Makassar.

Jika tidak siap-siap disuruh putar balik. Ini dilakukan untuk mempersempit peluang penyebaran covid-19 dan nelindungi masyarakat Kota Makassar dan daerah lain di Sulsel. "Kalau tidak punya suket terpaksa kita tidak izinkan untuk keluar, begitu juga dari daerah lain tidak kita izinkan masuk," tegasnya.

Rudy menyebut meski pandemi di Kota Makassar mulai melandai namun jangan sampai membuat lengah. Pengawasan penerapan protokol kesehatan di lapangan harus terus diperketat. Pemerintah harus tegas dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat. "Harapan kita penerapan protokol kesehatan ini tidak harus kita paksakan ke masyarakat, tapi sudah menjadi kebiasaan," paparnya. Baca Lagi : Tanpa Suket Bebas COVID-19, Dilarang Masuk Makassar dengan Alasan Apapun
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved