Seorang Pria di Makassar Tewas Terjatuh saat Bersihkan Dinding Panjat

Senin, 27 Juli 2020 - 14:50 WIB
loading...
Seorang Pria di Makassar...
Seorang pria di Makassar tewas terjatuh saat membersihkan dinding panjat tebing. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Insiden nahas dialami seorang pria bernama Muladi Aminuddin. Ia tewas terjatuh dari dinding panjat atau wall climbing di Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar hari Minggu kemarin, sekitar pukul 17.00 Wita.

Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulsel, Ahmad Lubis menyebutkan, dari informasi yang diterima pihaknya, yang bersangkutan jatuh saat tengah membersihkan alat memanjat yang masih terpasang di jalur panjat dinding.

Baca juga: Imigrasi Makassar Segera Deportasi 3 WNA China Pelanggar Izin Tinggal

"Jadi dia (Muliadi) sedang melaksanakan clean down. Dia memanjat dari belakang ingin membersihkan alat. Jadi pas mungkin dia mau turun salah pasang alat pengaman dia langsung jatuh," ungkap Ahmad, Senin (27/7/2020).

Ahmad mengungkapkan, hasil penelusuran sementara FPTI, diperoleh informasi bahwa Muliadi terjatuh karena masalah teknis.

"Kemungkinan ini ada kesalahan pemasangan simpul (tali karmantel) mungkin bahasa sederhananya. Mungkin dia pakai simpul tarik yang biasa digunakan profesional," jelasnya.

Di sisi lain, Ahmad menampik kabar bahwa Muliadi merupakan atlet panjat tebing. Dia bilang, saat itu Muliadi memang hanya beraktivitas atau latihan biasa menggunakan dinding di Taman Pakui. Mengingat, dinding panjat itu merupakan fasilitas umum yang digunakan siapa pun untuk memanjat.

"Bukan atlit, diapun meninggal itu bukan karena manjat. Kalau Atlit binaan (FPTI) sering memang dikontrol selalu didampingi oleh tim-tim teknis yang memang sudah mengetahui sistem pengamanan panjat tebing ini," ungkap Ahmad.

Ahmad menambahkan selama ini, Muliadi hampir tiap pekan memanjat di lokasi tersebut, Hanya saja yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai atlet yang biasanya memiliki jadwal tetap latihan di taman.

"Yang kedua (Muliadi) tidak melaporkan jadwal latihannya," ucap Ahmad.

Khusus untuk dinding panjat Taman Pakui lanjut Ahmad, insiden yang mengakibatkan korban jiwa baru terjadi kali ini.

Baca juga: Beli Sepeda Curian di Facebook, 2 Pemuda Makassar Ditangkap Polisi

"Di Taman Pakui itu memang kalau hari Minggu tidak ada jadwal latihan jadi anggota-anggota teknis itu tidak ada semua. Ini yang jelasnya human eror kesalahan teknis," sebutnya.

Lebih lanjut, FPTI kata Ahmad berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa Muliadi. Dia berpesan agar siapa pun yang hendak memanjat sebaiknya memastikan jika alat sekaligus area yang digunakan sudah betul-betul steril.

"Jangan sampai orang sudah takut manjat. Memanjat ini risiko kecelakaannya nol koma sekian persen. Jadi memang keutamaan alat dan kondisi wajib dipastikan baik digunakan. Kalau SOP pemanjatan insyaallah sangat safety dipakai seluruh dunia," imbuhnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hendak Panjat Tebing,...
Hendak Panjat Tebing, Mahasiswi di Bogor Tewas Tertimpa Runtuhan Batu
Detik-detik Bocah 8...
Detik-detik Bocah 8 Tahun Terjebak di Ketinggian, Menangis Ketakutan saat Sadar
Latih Mental, Para Milenial...
Latih Mental, Para Milenial Kota Serang Ikuti Latihan Climbing
Tangis Bahagia Pecah...
Tangis Bahagia Pecah di Batang, Kiromal Katibin Gemparkan Dunia Lewat Panjat Tebing
Tingkatkan Imun Lawan...
Tingkatkan Imun Lawan COVID-19 Lewat Olahraga Panjat Tebing
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Menpora Dukung FPTI...
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta demi Keadilan Atlet Korban Pelecehan
Kasus Panjat Tebing...
Kasus Panjat Tebing Belum Tuntas, Atlet Kickboxing Indonesia Curhat Jadi Korban Pelecehan Seksual
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved