Orang Tua Siswa Keluhkan Kuota Internet untuk Belajar Daring

Minggu, 26 Juli 2020 - 19:05 WIB
loading...
Orang Tua Siswa Keluhkan...
ilustrasi
A A A
MERANGIN - Pemerintah masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau daring . Kondisi ini karena masih tingginya warga yang terpapar COVID-19. Pembelajaran daring ini dibantu dengan beberapa aplikasi seperti Google Classroom, whatsapp.

Tetapi ada kendala dalam melakukan pembelajaran melalui daring ini. Di antaranya jaringan internet yang lemah. Sistem pembelajaran daring dapat berjalan efektif jika jaringan internetnya bagus. Sebaliknya jika jaringan internetnya lemah atau jelek maka secara otomatis kegiatan pembelajaran daring akan terganggu.

(Baca juga: Kabur ke Ambon, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Akhirnya Ditangkap )

Sementara itu kuota internet terbatas. orang tua yang terkena dampak COVID-19 pasti akan kesulitan untuk membeli quota internet. Terutama orang tua yang tidak memadai. Hal ini terjadi pada Siswa-siswi SD yang menuntut orang tua untuk selalu mengawasi dalam proses pembelajaran daring.

"Selama belajar daring, saya sangat kewalahan membimbing ketiga anak yang masih masih bersekolah, setidaknya saya harus membelikan kuota 15 GB dalam sebulan," keluh Indriani, salah satu wali murid kepada media ini, Minggu (26/7/2020).

(Baca juga: Diduga Gelapkan Mobil Rental, Oknum Polisi Diperkarakan )

Belum lagi soal pemahaman materi dalam waktu singkat, sehingga banyak waktu menjadi tersita. "Kadang kita juga tidak faham dengan materi yang di berikan oleh gurunya,Apalagi cara belajarnya cukup singkat, sehingga anak anak menjadi kesulitan mengerjakannya," ujarnya.

Indriani sangat berharap ada kebijakan pemerintah daerah agar bisa kembali membuka sekolah sehingga anak anak bisa kembali belajar di kelas.

"Anak anak sudah bosan belajar di rumah dan tentu saya berharap pemerintah bisa kembali membuka sekolah agar anak anak bisa kembali belajar di kelas," ucapnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pelajar SD di Denpasar...
2 Pelajar SD di Denpasar Terpapar COVID-19, Pembelajaran Kembali Daring
Tips Mendampingi Tumbuh...
Tips Mendampingi Tumbuh Kembang Anak Selama Pembelajaran Daring
Smart Teacher, Upaya...
Smart Teacher, Upaya Nyata Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik
Ada Siswa Positif COVID-19,...
Ada Siswa Positif COVID-19, PTM Terbatas 2 Sekolah di Majalengka Dihentikan
Pembelajaran Daring...
Pembelajaran Daring Tak Optimal, Kepala Disdikbudpora: PTM Mendesak Diterapkan
Imbas Sekolah Online,...
Imbas Sekolah Online, Bale Seni Barli Tak Ada Kunjungan Setahun Lebih
Sekolah Daring Batal,...
Sekolah Daring Batal, DPR: Hemat Boleh, tapi Pendidikan Tidak Boleh Ikut Dikorbankan
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
Rekomendasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved