Kericuhan Warnai Tahapan Pilkades di Bangkalan, Polisi dan TNI Turun Tangan
Senin, 26 Juni 2023 - 21:33 WIB
loading...
Kericuhan mewarnai tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Balai Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Foto/iNews TV/Taufik Syahrawi
A
A
A
BANGKALAN - Kericuhan terjadi di Balai Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, saat digelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Kericuhan dipicu oleh kesalahpahaman antar perangkat desa dengan warga.
Baca juga: Ngeri! Beda Pilihan Kades, 3 Orang di Bangkalan Dibacok hingga Terkapar di Tepi Jalan
Sejumlah warga yang telah tersulut emosi, terlibat kericuhan dengan para perangkat desa. Aparat kepolisian dan TNI yang ada di balai desa, langsung mengambil langkah sigap untuk meredam kericuhan tersebut.
Kericuhan antara warga dan perangkat desa tersebut, terjadi saat rapat koordinasi untuk pembentukan panitia Pilkades. Saat digelar rapat oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membentuk panitia Pilkades, sejumlah warga melakukan interupsi dan berujung perselisihan serta kericuhan.
Baca juga: Tuntut Penuntasan Korupsi, Koalisi Mahasiswa Pangkep Blokade Jalan Trans Sulawesi
Kapolsej Burneh, Iptu Edy Cahyono mengatakan, kericuhan dengan cepat berhasil diredam karena tidak ada yang membawa senjata tajam di lokasi rapat. "Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI, sudah melakukan razia senjata tajam sebelum rapat digelar," tegasnya.
![Kericuhan Warnai Tahapan Pilkades di Bangkalan, Polisi dan TNI Turun Tangan]()
Dibantu tokoh masyarakat, dan perangkat desa, kata Edy kericuhan dapat diredam dan rapat koordinasi dapat kembali digelar hingga tuntas dengan terbentuknya panitia pelaksana Pilkades.
Baca juga: Sejarah Bolaang Mongondow yang Jadi Korban Politik Adu Domba Belanda pada 1901
Dalam penyelenggaraan Pilkades serentak tahap ketiga di Kabupaten Bangkalan, yang akan digelar November 2023 mendatang, ada dua desa di Kecamatan Burneh, yang akan menggelar Pilkades, yakni Desa Langkap, dan Desa Jembuh.
Baca juga: Ngeri! Beda Pilihan Kades, 3 Orang di Bangkalan Dibacok hingga Terkapar di Tepi Jalan
Sejumlah warga yang telah tersulut emosi, terlibat kericuhan dengan para perangkat desa. Aparat kepolisian dan TNI yang ada di balai desa, langsung mengambil langkah sigap untuk meredam kericuhan tersebut.
Kericuhan antara warga dan perangkat desa tersebut, terjadi saat rapat koordinasi untuk pembentukan panitia Pilkades. Saat digelar rapat oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membentuk panitia Pilkades, sejumlah warga melakukan interupsi dan berujung perselisihan serta kericuhan.
Baca juga: Tuntut Penuntasan Korupsi, Koalisi Mahasiswa Pangkep Blokade Jalan Trans Sulawesi
Kapolsej Burneh, Iptu Edy Cahyono mengatakan, kericuhan dengan cepat berhasil diredam karena tidak ada yang membawa senjata tajam di lokasi rapat. "Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI, sudah melakukan razia senjata tajam sebelum rapat digelar," tegasnya.

Dibantu tokoh masyarakat, dan perangkat desa, kata Edy kericuhan dapat diredam dan rapat koordinasi dapat kembali digelar hingga tuntas dengan terbentuknya panitia pelaksana Pilkades.
Baca juga: Sejarah Bolaang Mongondow yang Jadi Korban Politik Adu Domba Belanda pada 1901
Dalam penyelenggaraan Pilkades serentak tahap ketiga di Kabupaten Bangkalan, yang akan digelar November 2023 mendatang, ada dua desa di Kecamatan Burneh, yang akan menggelar Pilkades, yakni Desa Langkap, dan Desa Jembuh.
(eyt)
Lihat Juga :