Kesaksian Korban Penyiksaan Oknum Anggota DPRD Labusel
Minggu, 26 Juli 2020 - 06:39 WIB
loading...
A
A
A
Sambil terduduk, korban Jefry mengerang kesakitan ketika gancu yang sudah dipersiapkan dari lokasi penjemputan di Hotel Melati, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, diayunkan ke belakang atas kepalanya dan membuatnya terhuyung hampir tidak sadarkan diri.
"Anggota dewan ini, aku! Mau kau gara-garai pula. Kalau belum cacat, belum patah-patah, belum pulang kau!" kata Jefry menirukan ucapan pelaku IMF.
Puncak penyiksaan, korban diseret hingga ke depan bengekel Jaya Motor. Di depan bengkel itu, pelaku mengambil alat perkakas sejenis tang untuk menjepit kuping dan akhirnya mencabut paksa kuku jari kaki sebelah kiri korban Jefry.
Beruntung, warga yang mendengar teriakan anak terakhir dari empat bersaudara ini berinisiatif menolong sehingga nyawa Jefry bisa terselamatkan.
Setelah kejadian itu, Jefry sempat dirawat di salah satu rumah sakit umum di Kotapinang. Mendapati luka serius, ibu kandung Jefry, Arbaiyah membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Karya Bakti di Kota Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
"Anggota dewan ini, aku! Mau kau gara-garai pula. Kalau belum cacat, belum patah-patah, belum pulang kau!" kata Jefry menirukan ucapan pelaku IMF.
Puncak penyiksaan, korban diseret hingga ke depan bengekel Jaya Motor. Di depan bengkel itu, pelaku mengambil alat perkakas sejenis tang untuk menjepit kuping dan akhirnya mencabut paksa kuku jari kaki sebelah kiri korban Jefry.
Beruntung, warga yang mendengar teriakan anak terakhir dari empat bersaudara ini berinisiatif menolong sehingga nyawa Jefry bisa terselamatkan.
Setelah kejadian itu, Jefry sempat dirawat di salah satu rumah sakit umum di Kotapinang. Mendapati luka serius, ibu kandung Jefry, Arbaiyah membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Karya Bakti di Kota Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Lihat Juga :