Desak Audit Dana Otsus, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen

Minggu, 26 Juli 2020 - 02:04 WIB
loading...
A A A
Dia mejelaskan, isu yang dimainkan untuk menggagalkan audit otsus ada beberapa hal, yakni referendum, otsus gagal, dan Papua merdeka. Isu-isu tersebut dimainkan oleh elite-elite Papua untuk menutupi kebobrokan yang mereka lakukan.

"Kalau isu referendum itu sengaja terus dimainkan agar pemerintah pusat tidak terkonstrasi atas apa yang terjadi di Papua. Isu otsus gagal, ini harusnya kita sendiri yang malu. Kenapa? Ya karena ternyata kita sendiri yang membuat itu gagal," ungkap dia.

Isu Papua Merdeka, kata Ali, disampaikan, kalau tidak bisa membuat keluarga sejahtera, jangan bicara merdeka. "Kita saja tidak becus urus keluarga mau urus orang Papua yang banyak ini, mau jadi apa. Mari berfikir yang realistis, yang positif. Demi masa depan Papua, demi masa depan anak cucu yang lebih baik," kata Ali.

Terkahir, soal wacana Otsus Jilid II. Ali Kabiay mengemukakan, seharusnya semua rakyat Papua menerima perpanjangan Otsus tersebut, tentu dengan lebih bisa tepat sasaran, bukan diselewengkan untuk kepentingan tertentu.

"Rakyat akar rumput harus benar-benar merasakan otsus. Pembangunan Papua di segala sektor masih perlu digenjot agar setara atau lebih baik dari wilayah lain. Saya sendiri sebagai OAP (orang asli Papua) sangat mendukung Otsus Jilid II. Namun baiknya Otsus Jilid I dievaluasi dan diaudit terlebih dahulu, sehingga jika Otsus jilid II betul ada, kita tidak mengulangi kesalahan yang sama," tandas Ali.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Berita Terkini
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved