Desak Audit Dana Otsus, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen
Minggu, 26 Juli 2020 - 02:04 WIB
loading...
Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Ali Kabiyai. Foto/SINDOnews/Edi Siswanto
A
A
A
JAYAPURA - Jelang akhir Otonomi Khusus (Otsus) periode 2001-2021 atau Otsus Periode Jilid 1 pada Desember 2020 mendatang, banyak pihak mulai menyebut otsus yang telah menghabiskan dana triliunan rupiah tersebut gagal.
Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Ali Kabiay yang juga tokoh generasi milenial Papua mengatakan, untuk mengetahui berhasil tidaknya otsus tersebut harusnya diaudit. (BACA JUGA: Staf Ahli Presiden Minta Dana Otsus Papua Segera Dipertanggungjawabkan )
Audit menyeluruh penting dilakukan untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dana triliunan rupiah tersebut kepada rakyat dan negara. (BISA DIKLIK: Ekonomi Papua Minus 15,72%, Sri Mulyani Evaluasi Dana Otsus )
"Kalau gagal di mana? Kalau berhasil di mana? Harus ada data dalam bentuk pertanggungjawaban, bukan asal bicara. Tidak bisa kita pungkiri, dana otsus seolah hanya berputar di elite Papua, sementara di akar rumput (masyarakat) tidak. Ingat masih ada dana Rp1,85 triliun yang didepositokan di bank. Ini harus diperiksa," kata Ali di Abepura, Sabtu (25/7/2020).
Menurut Ali, pemerintah harus tegas untuk evaluasi dan audit tersebut. Pemerintah harus membentuk tim audit khusus yang terdiri dari berbagai lembaga penegak hukum yang independen. (BACA JUGA: Otsus Perlu Disempurnakan untuk Kesejahteraan Papua )
Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Ali Kabiay yang juga tokoh generasi milenial Papua mengatakan, untuk mengetahui berhasil tidaknya otsus tersebut harusnya diaudit. (BACA JUGA: Staf Ahli Presiden Minta Dana Otsus Papua Segera Dipertanggungjawabkan )
Audit menyeluruh penting dilakukan untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dana triliunan rupiah tersebut kepada rakyat dan negara. (BISA DIKLIK: Ekonomi Papua Minus 15,72%, Sri Mulyani Evaluasi Dana Otsus )
"Kalau gagal di mana? Kalau berhasil di mana? Harus ada data dalam bentuk pertanggungjawaban, bukan asal bicara. Tidak bisa kita pungkiri, dana otsus seolah hanya berputar di elite Papua, sementara di akar rumput (masyarakat) tidak. Ingat masih ada dana Rp1,85 triliun yang didepositokan di bank. Ini harus diperiksa," kata Ali di Abepura, Sabtu (25/7/2020).
Menurut Ali, pemerintah harus tegas untuk evaluasi dan audit tersebut. Pemerintah harus membentuk tim audit khusus yang terdiri dari berbagai lembaga penegak hukum yang independen. (BACA JUGA: Otsus Perlu Disempurnakan untuk Kesejahteraan Papua )
Lihat Juga :