alexametrics

7 Orang Tersambar Api karena Tabung Gas Meledak di Pesta Hajatan

loading...
7 Orang Tersambar Api karena Tabung Gas Meledak di Pesta Hajatan
Tujuh warga Jalan Puskesmas Taba, Kelurahan Ceremeh Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II menderita luka bakar karena tabung gas 3 Kg meledak, Jumat (19/8/2016) sekitar pukul 15.00 WIB. (Foto: Sri Prades/Koran SINDO)
A+ A-
LUBUKLINGGAU - Tujuh warga Jalan Puskesmas Taba, Kelurahan Ceremeh Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II menderita luka bakar karena tabung gas 3 Kg meledak, Jumat (19/8/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketujuh korban luka bakar tersebut berada di tempat hajatan Jalan Puskesmas Taba, Kelurahan Ceremeh Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Dua diantara tujuh korban tersebut masih anak-anak yakni Reka dan Jamila usia 10 tahun. Sedangkan lima korban lainnya, Junaidi (46); Junai (41), Andi (36), Andi (32) dan Hasan Basri (55).



Ketujuh korban kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka bakar akibat tabung gas bocor dan meledak.

Sementara Hasan Basri terpaksa dirawat intensif di Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau karena mengalami luka bakar yang sangat parah.

Dahlan (46) saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi di rumah Mul Jaya diduga disebabkan kebocoran pipa tabung gas. Sehingga saat menyalakan kompor api langsung menyambar tabung gas lainnya.

Lalu terjadi ledakan dan kobaran api, kendati tidak menyebabkan kebakaran hebat namun tujuh warga yang berada dekat lokasi kompor gas tersambar api.

Api semakin cepat menyambar tabung gas dan perabotan lainnya karena terdapat kayu bakar yang sedang menyala.

Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP M Ismail mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab ledakan tabung gas tersebut.

"Kita sudah menurunkan anggota ke TKP, dan kini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara itu penyebab kebakaran karena tabung gas 3 kg," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak