Didukung PTBA, Songket dan Batik Khas Tanjung Enim Meriahkan Halal Bihalal Antera
Rabu, 14 Juni 2023 - 12:00 WIB
loading...
Fashion Show Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur khas Tanjung Enim memeriahkan acara Halal Bihalal Anak Tanjung Enim Dirantau. (Foto: dok PT Bukit Asam)
A
A
A
JAKARTA - Fashion Show Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur khas Tanjung Enim memeriahkan acara Halal Bihalal Anak Tanjung Enim Dirantau (Antera) yang berlangsung pada Minggu (11/6/2023) di Jakarta.
Koleksi Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur dalam fashion show tersebut merupakan rancangan Eva Yasul, desainer asal Tanjung Enim. Dua model asal Kabupaten Muara Enim mengenakannya, yaitu Miss Grand Internasional 2022 Andina Julie dan Runner Up Putri Indonesia 2013 Marisa Sartika Maladewi.
Kain Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur yang digunakan adalah hasil produksi dari Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
"Di bawah binaan CSR PTBA, Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur terus berkembang, motifnya semakin bervariasi dan kualitasnya semakin baik. Saya berharap Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur akan bisa bersaing dengan kain tradisional lain yang ada di Indonesia,ujar Eva Yasul.
Eva juga mengatakan, saya sebagai putri daerah asli Tanjung Enim akan selalu memperkenalkan dan mempromosikan kain tradisional Binaan CSR PTBA lewat desain-desain saya agar lebih dikenal di dalam negeri maupun di mancanegara.
Koleksi Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur dalam fashion show tersebut merupakan rancangan Eva Yasul, desainer asal Tanjung Enim. Dua model asal Kabupaten Muara Enim mengenakannya, yaitu Miss Grand Internasional 2022 Andina Julie dan Runner Up Putri Indonesia 2013 Marisa Sartika Maladewi.
Kain Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur yang digunakan adalah hasil produksi dari Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
"Di bawah binaan CSR PTBA, Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur terus berkembang, motifnya semakin bervariasi dan kualitasnya semakin baik. Saya berharap Songket Behembang Lingge dan Batik Kujur akan bisa bersaing dengan kain tradisional lain yang ada di Indonesia,ujar Eva Yasul.
Eva juga mengatakan, saya sebagai putri daerah asli Tanjung Enim akan selalu memperkenalkan dan mempromosikan kain tradisional Binaan CSR PTBA lewat desain-desain saya agar lebih dikenal di dalam negeri maupun di mancanegara.
Lihat Juga :