Sejak Awal Tahun, BNN Sulsel Sudah Ringkus 15 Kurir Narkoba
Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan, pengungkapan sendiri umumnya bekerjasama sama dengan Bea Cukai Sulbagsel serta masyarakat. Penindakan disebutkan dia, dilakukan dengan mematuhi penerapan protokol kesehatan COVID-19.
Terkait maraknya penggunaan jasa pengiriman atau ekspedisi untuk mendistribusikan barang haram tersebut, Idris mengaku dari hasil pendalaman penyelidikan ketika barang dikirim, pengetahuan petugas ekspedisi tidak mengetahui persis isinya barang yang dikirim.
"Hanya di tanya isinya apa, ya sudah. Hanya pengakuan dari pengirim, mereka (ekspedisi) tidak pernah bongkar, lebih-lebih kalau dipacking. Yah namanya bisnis kepercayaan, tidak mungkin mereka buka juga barangnya orang, hanya diberikan pernyataan barang tersebut di luar," jelas jenderal bintang satu itu.
Para tersangka, disebutkan Idris hanya berperan sebagai kurir, dan rata-rata tak mengetahui apa isi barang tersebut termasuk bos atau yang menyuruh mereka. Terlebih barang yang diantar rata-rata disamakan dan dikemas ulang ke dalam botol atau snack.
"Jadi sistem putus, karena memang mereka rata-rata sebenarnya hanya di peralat yah, hanya sebagai kurir. Barangnya dimasukan dalam botol creambath, ada yang snack wafer. Kalau ini modus lama, semuanya untuk menyamarkan " ungkapnya.
Terkait maraknya penggunaan jasa pengiriman atau ekspedisi untuk mendistribusikan barang haram tersebut, Idris mengaku dari hasil pendalaman penyelidikan ketika barang dikirim, pengetahuan petugas ekspedisi tidak mengetahui persis isinya barang yang dikirim.
"Hanya di tanya isinya apa, ya sudah. Hanya pengakuan dari pengirim, mereka (ekspedisi) tidak pernah bongkar, lebih-lebih kalau dipacking. Yah namanya bisnis kepercayaan, tidak mungkin mereka buka juga barangnya orang, hanya diberikan pernyataan barang tersebut di luar," jelas jenderal bintang satu itu.
Para tersangka, disebutkan Idris hanya berperan sebagai kurir, dan rata-rata tak mengetahui apa isi barang tersebut termasuk bos atau yang menyuruh mereka. Terlebih barang yang diantar rata-rata disamakan dan dikemas ulang ke dalam botol atau snack.
"Jadi sistem putus, karena memang mereka rata-rata sebenarnya hanya di peralat yah, hanya sebagai kurir. Barangnya dimasukan dalam botol creambath, ada yang snack wafer. Kalau ini modus lama, semuanya untuk menyamarkan " ungkapnya.
(agn)
Lihat Juga :