5 Fakta Menarik Tentang Cut Nyak Dien yang Jarang Diketahui Orang
Selasa, 13 Juni 2023 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Mensos Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang
Namun di tengah menggelorangnya semangat juang Cut Nyak Dien, sang suami pun gugur di medang perang dan meninggal pada 29 Juni 1878. Kematian suaminya tidak membuatnya patah semangat, ia pun bersumpah akan mengusir penjajah dari Indonesia.
Namun di usia senjanya itu, Cut Nyak Dien banyak mengalami penyakit seperti encok dan rabun, sehingga membuatnya tutup usia pada 6 November 1908. Pada tanggal 2 Mei 1962, Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106, kemudian mengangkat Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
3. Bertempur Bersama Sang Suami
Setelah menikah dengan Teuku Cek Ibrahim, ia selalu setia menemai sang suami untuk memerangi para penjajah yang datang ke wilayahnya. Pertempuran Perang Aceh ini terjadi dari tahun 1873 hingga 1878 dan menjadi awal perjuangan Cut Nyak Dien melawan penjajah.Namun di tengah menggelorangnya semangat juang Cut Nyak Dien, sang suami pun gugur di medang perang dan meninggal pada 29 Juni 1878. Kematian suaminya tidak membuatnya patah semangat, ia pun bersumpah akan mengusir penjajah dari Indonesia.
4. Pernah dibuang Ke Sumedang
Adanya Cut Nyak Dien di wilayah Aceh membuat Belanda sulit menguasainya secara penuh. Akibatnya, pihak kolonial pun menangkap dan membuangnya ke Sumedang Jawa Barat pada 11 Desember 1906.5. Diangkat Menjadi Pahlawan Nasional
Sebagai seorang wanita pahlawan yang memiliki ilmu agama yang mumpuni, diasingkannya Cut Nyak Dien di wilayah Sumedang begitu dihormati dan dikagumi masyarakat setempat. Hal tersebut bisa terjadi lantaran ia seorang hafizah Al-Qur'an dan banyak menyebarkan Islam di sana.Namun di usia senjanya itu, Cut Nyak Dien banyak mengalami penyakit seperti encok dan rabun, sehingga membuatnya tutup usia pada 6 November 1908. Pada tanggal 2 Mei 1962, Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106, kemudian mengangkat Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
(bim)
Lihat Juga :