5 Fakta Menarik Tentang Cut Nyak Dien yang Jarang Diketahui Orang

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:33 WIB
loading...
5 Fakta Menarik Tentang...
Cut Nyak Dien merupakan sosok wanita yang memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Foto DOK laman kemsos.go.id
A A A
JAKARTA - Cut Nyak Dien merupakan sosok wanita yang memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia . Sebab dirinya telah berkontribusi banyak dalam perjuangan melawan Belanda pada masa Perang Aceh.

Nama pahlawan yang satu ini tidak hanya dikenal oleh orang Aceh saja, melainkan banyak diketahui masyarakat di nusantara. Maka tak heran jika sejumlah fakta menarik tentang Cut Nyak Dien banyak yang ingin mengetahuinya.

Baca juga: Usai Panen Bersama di Sumedang, Anies Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

Berikut lima fakta menarik tentang Cut Nyak Dien:

1. Lahir dari Kalangan Bangsawan Aceh

Dalam riwayatnya, Cut Nyak Dien dilahirkan dari keluarga bangsawan yang taat beragama di Aceh Besar. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia, seorang kepada pemerintahan daerah Kesultanan Aceh dan ibunya Datuk Makhudum Sati juga merupakan pemimpin daerah di Kabupaten Aceh Besar.

Lahir pada tahun 1848 dari keturunan bangsawan, tidak membuat Cut Nyak Dien terlena dengan hidupnya yang nyaman. Ia ingin warga yang ada di sekitarnya pun turut merasakan hidup nyaman dengan membantu berjuang melawan belanda guna merebut kemerdekaan.

2. Dinikahkan Pada Usia 12 Tahun

Di usianya yang mulai menginjak remaja, sosok Cut Nyak Dien sudah dikenal sebagai wanita dengan paras yang menawan. Maka tak heran jika banyak pemuda yang berusaha meminangnya untuk menjadi seorang istri.

Pada usianya yang baru genap 12 tahun, Cut Nyak Dien pun dinikahkan dengan oleh orang tuanya dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga, putra dari uleebalang Lamnga XIII dan dikaruniai seorang anak laki-laki.

Baca juga: Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Mensos Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

3. Bertempur Bersama Sang Suami

Setelah menikah dengan Teuku Cek Ibrahim, ia selalu setia menemai sang suami untuk memerangi para penjajah yang datang ke wilayahnya. Pertempuran Perang Aceh ini terjadi dari tahun 1873 hingga 1878 dan menjadi awal perjuangan Cut Nyak Dien melawan penjajah.

Namun di tengah menggelorangnya semangat juang Cut Nyak Dien, sang suami pun gugur di medang perang dan meninggal pada 29 Juni 1878. Kematian suaminya tidak membuatnya patah semangat, ia pun bersumpah akan mengusir penjajah dari Indonesia.

4. Pernah dibuang Ke Sumedang

Adanya Cut Nyak Dien di wilayah Aceh membuat Belanda sulit menguasainya secara penuh. Akibatnya, pihak kolonial pun menangkap dan membuangnya ke Sumedang Jawa Barat pada 11 Desember 1906.

5. Diangkat Menjadi Pahlawan Nasional

Sebagai seorang wanita pahlawan yang memiliki ilmu agama yang mumpuni, diasingkannya Cut Nyak Dien di wilayah Sumedang begitu dihormati dan dikagumi masyarakat setempat. Hal tersebut bisa terjadi lantaran ia seorang hafizah Al-Qur'an dan banyak menyebarkan Islam di sana.

Namun di usia senjanya itu, Cut Nyak Dien banyak mengalami penyakit seperti encok dan rabun, sehingga membuatnya tutup usia pada 6 November 1908. Pada tanggal 2 Mei 1962, Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106, kemudian mengangkat Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rekomendasi
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Jadi Trendsetter, GelangRp1...
Jadi Trendsetter, GelangRp1 Jutaan yang Dipakai Putri Charlotte di Wimbledon Langsung Diburu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved