Perempuan Blitar Banyak Jadi Korban KDRT Suami
Jum'at, 24 Juli 2020 - 18:02 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih mendominasi kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Kabupaten Blitar . Sebagian besar KDRT yang terjadi disebabkan faktor ekonomi dan perselingkuhan.
"Mayoritas didominasi KDRT yang korbannya perempuan," ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Blitar Eka Purwanta kepada wartawan.
(Baca juga: Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Mesin ADM untuk 20 Kabupaten/Kota )
Hingga bulan Juni 2020 tercatat ada sebanyak 12 kasus kekerasan. Dari jumlah tersebut, sembilan kasus diantaranya adalah KDRT. "Selebihnya kekerasan seksual dan kekerasan diluar rumah tangga, "tambah Eka Purwanta.
Dalam KDRT, faktor ekonomi lebih banyak menjadi pemicu. Penghasilan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, bahkan tidak ada, mendorong terjadinya cek cok yang berujung dengan kekerasan.
"Mayoritas didominasi KDRT yang korbannya perempuan," ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Blitar Eka Purwanta kepada wartawan.
(Baca juga: Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Mesin ADM untuk 20 Kabupaten/Kota )
Hingga bulan Juni 2020 tercatat ada sebanyak 12 kasus kekerasan. Dari jumlah tersebut, sembilan kasus diantaranya adalah KDRT. "Selebihnya kekerasan seksual dan kekerasan diluar rumah tangga, "tambah Eka Purwanta.
Dalam KDRT, faktor ekonomi lebih banyak menjadi pemicu. Penghasilan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, bahkan tidak ada, mendorong terjadinya cek cok yang berujung dengan kekerasan.
Lihat Juga :