Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Mesin ADM untuk 20 Kabupaten/Kota
Jum'at, 24 Juli 2020 - 14:02 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menguji coba mesin ADM di Gedung Negara Grahadi.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis bantuan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) kepada 20 Kota /Kabupaten di Jatim Jumat (24/7/2020) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
20 kabupaten dan kota penerima mesin ADM itu adalah Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi.
(Baca juga: 256 Anggota Satpol PP Gresik Dirapid Test, 13 Reaktif )
Selanjutnya, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bangkalan.
Bantuan dari Pemprov Jatim yang didukung PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk tersebut merupakan upaya untuk mempercepat pelayanan masyarakat dibidang Administrasi Kependudukan (Adminduk).
“Kami ingin berbagai layanan kependudukan ini bisa terintegrasi dalam mesin ADM ini. Seperti pembuatan maupun perpanjangan KTP (Kartu Tanda Penduduk), Akte Kelahiran, Akte Kematian dan akta kependudukan lainnya,” ujar Khofifah.
(Baca juga: Tanpa Smartphone dan Internet, Anak Desa di Madiun Belajar di Pinggir Jalan )
20 kabupaten dan kota penerima mesin ADM itu adalah Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi.
(Baca juga: 256 Anggota Satpol PP Gresik Dirapid Test, 13 Reaktif )
Selanjutnya, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bangkalan.
Bantuan dari Pemprov Jatim yang didukung PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk tersebut merupakan upaya untuk mempercepat pelayanan masyarakat dibidang Administrasi Kependudukan (Adminduk).
“Kami ingin berbagai layanan kependudukan ini bisa terintegrasi dalam mesin ADM ini. Seperti pembuatan maupun perpanjangan KTP (Kartu Tanda Penduduk), Akte Kelahiran, Akte Kematian dan akta kependudukan lainnya,” ujar Khofifah.
(Baca juga: Tanpa Smartphone dan Internet, Anak Desa di Madiun Belajar di Pinggir Jalan )
Lihat Juga :