Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio
Jum'at, 24 Juli 2020 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Diungkapkan oleh Jumirah, pernah suatu saat anaknya pergi dari rumah dengan perilakunya yang terkadang diluar kendali menyebabkan Kiki hampir tertabrak truk di jalan raya. "Akhirnya keluarga bersama tim relawan semua sepakat untuk membawa Kiki ke Rumah Sakit Jiwa di Magelang agar mendapatkan rehabilitasi," imbuh Ardian.
(Baca juga: Mabuk Miras Saat Jam Malam, 6 Remaja Disanksi Bersihkan Makam )
Heru Tri Suseno (48) selaku kakak Ipar Jumirah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa bantuan pernah didapatkan kakaknya terakhir tahun 2010 sebanyak Rp20 juta. "Setelah itu tak ada bantuan dana maupun sembako yang didapatkan oleh Bu Jumirah. Sementara untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari biasanya diberi oleh sanak keluarga atau tetangga terdekat," aku Heru.
Heru juga bercerita kondisi rumah Jumirah pernah dilakukan survei Dinas Sosial Kota Salatiga terakhir pada tahun 2018. "Pernah dapat bantuan untuk membangun rumah tetapi hanya berupa material sedangkan biaya tukang ditanggung sendiri oleh keluarga," ungkapnya.
Melihat kondisi ekonomi yang memprihatinkan keluarga Jumariyah, akhirnya tim MRI-ACT bersama komunitas Seri dari Salatiga membawa Jumirah untuk dititipkan ke Yayasan Sosial Terang Bangsa, di Dusun Randu Ares, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga . "Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat untuk sesama. Tidak ada niat apa-apa kecuali ingin memanusiakan manusia," pungkasnya.
(Baca juga: Mabuk Miras Saat Jam Malam, 6 Remaja Disanksi Bersihkan Makam )
Heru Tri Suseno (48) selaku kakak Ipar Jumirah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa bantuan pernah didapatkan kakaknya terakhir tahun 2010 sebanyak Rp20 juta. "Setelah itu tak ada bantuan dana maupun sembako yang didapatkan oleh Bu Jumirah. Sementara untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari biasanya diberi oleh sanak keluarga atau tetangga terdekat," aku Heru.
Heru juga bercerita kondisi rumah Jumirah pernah dilakukan survei Dinas Sosial Kota Salatiga terakhir pada tahun 2018. "Pernah dapat bantuan untuk membangun rumah tetapi hanya berupa material sedangkan biaya tukang ditanggung sendiri oleh keluarga," ungkapnya.
Melihat kondisi ekonomi yang memprihatinkan keluarga Jumariyah, akhirnya tim MRI-ACT bersama komunitas Seri dari Salatiga membawa Jumirah untuk dititipkan ke Yayasan Sosial Terang Bangsa, di Dusun Randu Ares, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga . "Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat untuk sesama. Tidak ada niat apa-apa kecuali ingin memanusiakan manusia," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :