5 Fakta Running Text Plt Bekasi Bobrok, Nomor 4 Diretas Orang Tak Dikenal
Sabtu, 27 Mei 2023 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia memerintahkan perangkat daerah di Kota Bekasi mematikan sementara seluruh layar LCD yang berisi running text dan videotron. Hal ini menyusul munculnya tulisan bernada kritik dan umpatan kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Running text kritikan itu tampil di layar LCD RSUD Bantar Gebang dan Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi. Running text itu muncul pada Kamis 25 Mei 2023.
“Kami mememinta kepada seluruh perangkat daerah yang menggunakan media elektronik untuk sementara mematikan media elektronik, baik berupa running text atau pun media videotron,” ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi dalam keterangannya, Jumat 26 Mei 2023.
4. Diretas Orang Tak Dikenal
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, pihaknya menduga peretasan ini dilakukan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Tujuannya, kata dia, untuk menjelekkan kinerja Pemkot Bekasi.
“Dikarenakan alat tersebut diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menjelekkan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.
5. Pemkot Bekasi Koordinasi dengan Polisi
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri kasus peretasan ini. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan Pemkot Bekasi.
Baca juga: Tulisan Plt Wali Kota Bekasi Bobrok Juga Muncul di Layar LCD RSUD Bantar Gebang
"Kami sangat prihatin atas adanya kejadian tersebut dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami telah berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi.
Running text kritikan itu tampil di layar LCD RSUD Bantar Gebang dan Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi. Running text itu muncul pada Kamis 25 Mei 2023.
“Kami mememinta kepada seluruh perangkat daerah yang menggunakan media elektronik untuk sementara mematikan media elektronik, baik berupa running text atau pun media videotron,” ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi dalam keterangannya, Jumat 26 Mei 2023.
4. Diretas Orang Tak Dikenal
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, pihaknya menduga peretasan ini dilakukan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Tujuannya, kata dia, untuk menjelekkan kinerja Pemkot Bekasi.
“Dikarenakan alat tersebut diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menjelekkan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.
5. Pemkot Bekasi Koordinasi dengan Polisi
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri kasus peretasan ini. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan Pemkot Bekasi.
Baca juga: Tulisan Plt Wali Kota Bekasi Bobrok Juga Muncul di Layar LCD RSUD Bantar Gebang
"Kami sangat prihatin atas adanya kejadian tersebut dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami telah berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi.
(mhd)
Lihat Juga :