Cerita Taktik Intelijen Laut ala Kerajaan Mataram Sebelum Berperang Melawan Banten

Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:21 WIB
loading...
A A A
Tetapi sebelumnya diminta dengan hormat izin dari Pemerintah Kompeni, dikarenakan mungkin akan terlalu dekat. Mengingat ini baru pengintaian saja, sedangkan pertempurannya sendiri mungkin baru akan diadakan beberapa bulan kemudian.

Untuk itu akan dipersiapkan perahu-perahu di pelabuhan-pelabuhan Juwana dan Jepara, 70 buah di Jepara, masing-masing dengan 40-50 awak kapal, dengan tiga orang pemimpin. Pada tanggal 13 Oktober 1657, niscaya setelah armada dari Juwana bergabung dengan armada Jepara, bergeraklah mereka dari Jepara untuk menyapu bersih jalan ke Banten.

Armada ini seluruhnya hanya terdiri dari 50 kapal layar, sedangkan diharapkan datang satuan-satuan kecil lainnya dari Tegal, Pati, dan Semarang. Setiap kapal berisikan 40 sampai 60 awak kapal, dipersenjatai senapan dan tombak.

Baca: Kesultanan Cirebon Pecah 3 Akibat Memanasnya Hubungan Kerajaan Banten dan Mataram.

Beberapa kapal lainnya juga memiliki alat-alat perang lainnya, seperti prinsentukjes dan bassen. Sebagian dari kapal-kapal itu digunakan untuk pengangkutan, dan membawa 1.000 ekor kuda untuk angkatan darat. Sebagai pemimpin disebut Kentol-Kentol Abadsara atau Ampatsara, saudara Ngabei Martanata, dan Wangsamarta.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved