Kesultanan Cirebon Pecah 3 Akibat Memanasnya Hubungan Kerajaan Banten dan Mataram
Jum'at, 26 Mei 2023 - 06:16 WIB
loading...
Kesultanan Cirebon pecah jadi 3 akibat memanasnya hubungan kerajaan Banten dan Mataram. Foto: Ilustrasi
A
A
A
Gejolak antara Kerajaan Mataram dan Banten konon membuat Cirebon terjepit. Bahkan dari hubungan hangat kedua kerajaan Islam itu, Cirebon terpaksa harus pecah menjadi tiga yang masing-masing dipimpin oleh anak dari Panembahan Girilaya.
Konon saat itu Cirebon yang dipimpin oleh Panembahan Girilaya berada pada posisi serbasalah dan terjepit. Banten curiga sebab Cirebon dianggap mendekat ke Mataram. Di lain pihak, Mataram pun menuduh Cirebon tidak lagi sungguh-sungguh mendekatkan diri, karena Panembahan Girilaya dan Sultan Ageng dari Banten adalah sama-sama keturunan Pajajaran.
Sebagaimana tercantum pada "Babad Tanah Jawi", dari Soedjipto Abimanyu, kondisi panas ini memuncak dengan meninggalnya Panembahan Girilaya saat berkunjung ke Kartasura. Lalu, ia dimakamkan di bukit Girilaya, Yogyakarta, dengan posisi sejajar dengan makam Sultan Agung di Imogiri.
Baca juga: Pecahnya Peperangan Mataram dan Banten Terjadi Ketika Sultan Amangkurat I Bertahta
Perlu diketahui, Panembahan Girilaya tidak lain menantu Sultan Agung Hanyakrakusuma yang berasal dari Mataram. Bersamaan dengan meninggalnya Panembahan Girilaya, Pangeran Martawijaya dan Pangeran Kartawijaya, yakni para putra Panembahan Girilaya ditahan di Mataram.
Konon saat itu Cirebon yang dipimpin oleh Panembahan Girilaya berada pada posisi serbasalah dan terjepit. Banten curiga sebab Cirebon dianggap mendekat ke Mataram. Di lain pihak, Mataram pun menuduh Cirebon tidak lagi sungguh-sungguh mendekatkan diri, karena Panembahan Girilaya dan Sultan Ageng dari Banten adalah sama-sama keturunan Pajajaran.
Sebagaimana tercantum pada "Babad Tanah Jawi", dari Soedjipto Abimanyu, kondisi panas ini memuncak dengan meninggalnya Panembahan Girilaya saat berkunjung ke Kartasura. Lalu, ia dimakamkan di bukit Girilaya, Yogyakarta, dengan posisi sejajar dengan makam Sultan Agung di Imogiri.
Baca juga: Pecahnya Peperangan Mataram dan Banten Terjadi Ketika Sultan Amangkurat I Bertahta
Perlu diketahui, Panembahan Girilaya tidak lain menantu Sultan Agung Hanyakrakusuma yang berasal dari Mataram. Bersamaan dengan meninggalnya Panembahan Girilaya, Pangeran Martawijaya dan Pangeran Kartawijaya, yakni para putra Panembahan Girilaya ditahan di Mataram.
Lihat Juga :