Cerita Taktik Intelijen Laut ala Kerajaan Mataram Sebelum Berperang Melawan Banten

Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:21 WIB
loading...
Cerita Taktik Intelijen...
Hubungan memanas antara Kerajaan Banten dan Mataram di masa pemerintahan Sultan Amangkurat I memaksa raja bersiaga. (Ist)
A A A
Hubungan memanas antara Kerajaan Banten dan Mataram di masa pemerintahan Sultan Amangkurat I memaksa raja bersiaga. Sang penguasa Mataram itu pun menyiapkan skema pertempuran, tetapi yang diawali dengan sistem pengintaian.

Ya layaknya menangkap pelaku kejahatan, Kesultanan Mataram terlebih dahulu mengirim mata-mata dan intelijen ke Banten. Sultan Amangkurat I konon menyerahkan tanggungjawab itu kepada Tumenggung Pati.

Sultan Amangkurat I sendiri dikisahkan tidak ikut serta, tetapi dari Mataram memberi perintah kepada Lurah Patra di Juwana, untuk berlayar menyusuri pantai ke arah barat dan mengusir semua orang Banten. Bahkan ia memerintah dengan jelas bila ada yang melawan langsung dibunuh atau potong hidung dan telinganya, lalu dikirimkannya ke Mataram.

Maka, terjadilah pembersihan pantai utara sampai ke Karawang, sebagaimana dikisahkan H.J. De Graaf pada "Disintegrasi Mataram : Dibawah Mangkurat I". Tahap berikutnya adalah perintah kepada empat penguasa pantai untuk berlayar ke Sungai Craoan, yang berada di Karawang).

Di sana masing - masing penguasa dengan enam perahu yang dipersenjatai dengan kuat dan menyelidiki apakah ada perahu-perahu Banten di sana. Bila ada konon Sultan Mataram itu langsung memerintahkan agar segera harus diusir.

Tetapi sebelumnya diminta dengan hormat izin dari Pemerintah Kompeni, dikarenakan mungkin akan terlalu dekat. Mengingat ini baru pengintaian saja, sedangkan pertempurannya sendiri mungkin baru akan diadakan beberapa bulan kemudian.

Untuk itu akan dipersiapkan perahu-perahu di pelabuhan-pelabuhan Juwana dan Jepara, 70 buah di Jepara, masing-masing dengan 40-50 awak kapal, dengan tiga orang pemimpin. Pada tanggal 13 Oktober 1657, niscaya setelah armada dari Juwana bergabung dengan armada Jepara, bergeraklah mereka dari Jepara untuk menyapu bersih jalan ke Banten.

Armada ini seluruhnya hanya terdiri dari 50 kapal layar, sedangkan diharapkan datang satuan-satuan kecil lainnya dari Tegal, Pati, dan Semarang. Setiap kapal berisikan 40 sampai 60 awak kapal, dipersenjatai senapan dan tombak.

Baca: Kesultanan Cirebon Pecah 3 Akibat Memanasnya Hubungan Kerajaan Banten dan Mataram.

Beberapa kapal lainnya juga memiliki alat-alat perang lainnya, seperti prinsentukjes dan bassen. Sebagian dari kapal-kapal itu digunakan untuk pengangkutan, dan membawa 1.000 ekor kuda untuk angkatan darat. Sebagai pemimpin disebut Kentol-Kentol Abadsara atau Ampatsara, saudara Ngabei Martanata, dan Wangsamarta.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved