Dari Uang Recehan Loper Koran, Pasutri di Jambi Ini Berangkat Haji
Jum'at, 26 Mei 2023 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Bersyukurnya lagi, dia tidak sendiri berangkat haji. Tapi bersama istri tercinta. Dengan tekad dan niat yang bulat tersebut, cuan dari loper koran berhasil untuk membiayai pergi haji berdua.
"Kalau nabung untuk berangkat haji sejak 25 tahun lalu. Ya sedikit demi sedikit dikumpulkan, saat mencapai 50 juta kemudian saya setor sebagai porsi untuk berangkat haji ke bank," ujar Arif yang sudah menjadi loper koran sejak bujangan pada tahun 1989 hingga sekarang.
Dirinya menambahkan, jadwal keberangkatan Kloter 19 pada tanggal 7 Juni mendatang yang akan dilepas langsung Wali Kota Jambi Syarif Fasha.
Namun begitu, pasutri tersebut sempat ngedrop lantaran pada tahun 2020 lalu tertunda hajinya. "Ya sempat ngedrop kami karena Covid-19 bakal terancam tidak bisa berangkat haji. Tapi Alhamdulillah atas izin Allah, hasil dari duit koran semua ini kami bisa berangkat bersama," ungkapnya sembari tersenyum semringah.
Tidak hanya itu, keduanya juga rela tidak membeli keperluan lainnya hanya untuk bisa pergi haji. "Rela tidak membeli barang-barang lain yang penting nabung. Sampai anak saya lebaran tidak beli baju baru," tukas ayah tiga anak ini.
Saat menabung tidak langsung bisa memenuhi porsi berhaji butuh berhari-hari mengumpulkan uang. "Pokoknya dikumpulkan sedikit demi sedikit. Ada 500 ribu, satu juta baru disetor untuk ongkos naik haji," imbuh Arif.
"Kalau nabung untuk berangkat haji sejak 25 tahun lalu. Ya sedikit demi sedikit dikumpulkan, saat mencapai 50 juta kemudian saya setor sebagai porsi untuk berangkat haji ke bank," ujar Arif yang sudah menjadi loper koran sejak bujangan pada tahun 1989 hingga sekarang.
Dirinya menambahkan, jadwal keberangkatan Kloter 19 pada tanggal 7 Juni mendatang yang akan dilepas langsung Wali Kota Jambi Syarif Fasha.
Namun begitu, pasutri tersebut sempat ngedrop lantaran pada tahun 2020 lalu tertunda hajinya. "Ya sempat ngedrop kami karena Covid-19 bakal terancam tidak bisa berangkat haji. Tapi Alhamdulillah atas izin Allah, hasil dari duit koran semua ini kami bisa berangkat bersama," ungkapnya sembari tersenyum semringah.
Tidak hanya itu, keduanya juga rela tidak membeli keperluan lainnya hanya untuk bisa pergi haji. "Rela tidak membeli barang-barang lain yang penting nabung. Sampai anak saya lebaran tidak beli baju baru," tukas ayah tiga anak ini.
Saat menabung tidak langsung bisa memenuhi porsi berhaji butuh berhari-hari mengumpulkan uang. "Pokoknya dikumpulkan sedikit demi sedikit. Ada 500 ribu, satu juta baru disetor untuk ongkos naik haji," imbuh Arif.
Lihat Juga :