Kisah Perjuangan Pangeran Diponegoro, Dikhianati Orang Terdekat hingga Terserang Malaria

Rabu, 24 Mei 2023 - 05:38 WIB
loading...
A A A
Kebijakan Belanda dalam menurunkan pajak, mengurangi kewajiban kerja bakti, dan menaikan upah buruh harian di sekitar benteng, untuk mendorong para petani dan keluarga mereka tetap betah tinggal di dekat benteng itu.

Alhasil di September 1820, di tahun keempat perang perlawanan terorganisasi terhadap Belanda di daerah-daerah subur pangan di Jawa tengah bagian selatan berakhir sudah. Ikatan rasa saling percaya dan kerjasama antara pasukan Pangeran Diponegoro dan penduduk desa setempat sudah rusak. Tanpa dukungan rakyat, tidak mungkin lagi Pangeran melancarkan perang gerilya dengan berhasil.

Di sisi lain ini mempengaruhi nasib keselamatan Pangeran Diponegoro. Sang pangeran mulai berada di titik nadir, pada 21 September 1829 Pangeran Ngabehi, panglima paling senior yang tersisa, bersama dua putranya, terbunuh dalam pertempuran sengit di Pegunungan Kelir yang ada di perbatasan Bagelen - Mataram.

Tak lama kemudian, pada 11 November 1829 Pangeran Diponegoro nyaris tertangkap oleh pasukan gerak cepat ke-11 yang dikomandoi oleh Mayor A. V. Michiels di Pegunungan Gowong. Diponegoro lalu memutuskan untuk masuk ke hutan-hutan di sebelah barat Bagelen dengan hanya ditemani dua punakawan atau pengiring terdekat, yakni Bantengwerang dan Roto.

Di tangan keduanya pulalah, semua kebutuhan sang pangeran dilayani serta turut sebagai penunjuk jalan dan penasehatnya. Konon pengembaraan ini membawa sang pangeran sampai ke Sampang di daerah Remo, di hulu Kali Cincingguling, kawasan yang jauh antara Bagelen dan Banyumas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Diponegoro Hero, Film...
Diponegoro Hero, Film AI yang Hidupkan Kembali Api Perjuangan Pahlawan Jawa
Pangdam Diponegoro Resmikan...
Pangdam Diponegoro Resmikan Gereja Oikumene dan Fasilitas Satuan, Wujud Toleransi dan Persatuan
Kunjungi Yayasan Pangeran...
Kunjungi Yayasan Pangeran Diponegoro, TGB: Kita Berharap Anak Muda Bisa Meneladaninya
Rekomendasi
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved