Miliki Layanan Drive Thru, MPP Batang Dapat Penghargaan Menpan RB
Rabu, 22 Juli 2020 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Wihaji menyebutkan, sejak dibuka pada awal 2020, sudah ada 9.310 pengurus izin yang menggunakan layanan MPP.(Baca juga : Raperda RDTR Tulis, Persingkat Waktu Izin Investasi )
Selama masa pembatasan COVID-19, ada sebanyak 1.140 orang yang mengajukan permohonan pelayanan perizinan di MPP. "Memasuki new normal (Juni) kembali meningkat. Setidaknya ada 2.730 orang yang mengurus perizinan," ujarnya.
Menurut Wihaji, sejauh ini masyarkat masih terbiasa datang ke instansi terkait ketimbang ke MPP ketika membutuhkan pelayanan perizinan. Ini terjadi karena masyarakat terbiasa mengurus perizinan di instansi.
Lebih jauh Wihaji mengatakan, jumlah perizinan yang dilayani di MPP mencapai 329 layanan dari 23 intansi. Adapun jumlah investasi di Kabupaten Batang pada 2018 sebanyak Rp6,7 triliun dan pada 2019 mencapai Rp11,9 triliun.
"Meskipum MPP Batang baru berdiri kurang lebih tujuh bulan, sudah ada 17 pemerintah daerah yang melakukan studi banding," tandasnya.(Baca juga : New Normal, Bupati Batang Jadi Saksi Nikah Guru Disabilitas )
Selama masa pembatasan COVID-19, ada sebanyak 1.140 orang yang mengajukan permohonan pelayanan perizinan di MPP. "Memasuki new normal (Juni) kembali meningkat. Setidaknya ada 2.730 orang yang mengurus perizinan," ujarnya.
Menurut Wihaji, sejauh ini masyarkat masih terbiasa datang ke instansi terkait ketimbang ke MPP ketika membutuhkan pelayanan perizinan. Ini terjadi karena masyarakat terbiasa mengurus perizinan di instansi.
Lebih jauh Wihaji mengatakan, jumlah perizinan yang dilayani di MPP mencapai 329 layanan dari 23 intansi. Adapun jumlah investasi di Kabupaten Batang pada 2018 sebanyak Rp6,7 triliun dan pada 2019 mencapai Rp11,9 triliun.
"Meskipum MPP Batang baru berdiri kurang lebih tujuh bulan, sudah ada 17 pemerintah daerah yang melakukan studi banding," tandasnya.(Baca juga : New Normal, Bupati Batang Jadi Saksi Nikah Guru Disabilitas )
(nun)
Lihat Juga :