Penanganan Kasus Peserta Ujian Curang Jalan di Tempat, USU Bakal Surati Polsek Setempat
Rabu, 17 Mei 2023 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Amalia menyebut pihak universitas menolak disalahkan dengan adanya kasus tersebut. Ia mengaku panitia ujian yang dibentuk manajemen universitas telah menjalankan prosedur standar (SOP) seperti yang ditetapkan Panitia Nasional UTBK-SNBP 2023.
"Sebenarnya SOP yang benar sudah kita lakuan. Makanya beberapa peserta itu kedapatan. Kalau kita tidak melakukan SOP yang benar, maka kasus ini tidak mencuat. Jadi SOP-nya selain mengikuti apa yang sudah ditetapkan panitia pusat, kita juga melakukan pengetatan pengamanan," pungkasnya. Baca juga: Jurusan dengan Daya Tampung Terbanyak di Unhas, Unand, dan USU untuk SNBT-SNBP 2023
Diketahui sebanyak 7 orang peserta UTBK-SNBP 2023 di Universitas Sumatera Utara ditemukan curang pada hari ketika pelaksanaan ujian. Sebanyak 7 peserta itu melaksanakan ujian di Fakultas Kedokteran sebanyak 4 orang, Fakultas Keperawatan 1 orang, FISIP 1 orang, dan Fakultas Psikologi 1 orang.
Temuan tindak kecurangan ini pertama kali ditemukan oleh pengawas ruangan yang mencurigai gerak-gerik peserta ujian yang mencurigakan. Pengawas kemudian melakukan prosedur pemeriksaan menggunakan pendeteksi logam (metal detector) dan hasilnya ditemukan beberapa alat rekam yang dipasang di badan mereka.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polisi melalui Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan. Saat ini Polisi masih menyelidiki kasus itu, namun ketujuh peserta yang berbuat curang tidak ditahan. Mereka hanya dijadikan saksi korban dan telah dipulangkan ke keluarganya.
"Sebenarnya SOP yang benar sudah kita lakuan. Makanya beberapa peserta itu kedapatan. Kalau kita tidak melakukan SOP yang benar, maka kasus ini tidak mencuat. Jadi SOP-nya selain mengikuti apa yang sudah ditetapkan panitia pusat, kita juga melakukan pengetatan pengamanan," pungkasnya. Baca juga: Jurusan dengan Daya Tampung Terbanyak di Unhas, Unand, dan USU untuk SNBT-SNBP 2023
Diketahui sebanyak 7 orang peserta UTBK-SNBP 2023 di Universitas Sumatera Utara ditemukan curang pada hari ketika pelaksanaan ujian. Sebanyak 7 peserta itu melaksanakan ujian di Fakultas Kedokteran sebanyak 4 orang, Fakultas Keperawatan 1 orang, FISIP 1 orang, dan Fakultas Psikologi 1 orang.
Temuan tindak kecurangan ini pertama kali ditemukan oleh pengawas ruangan yang mencurigai gerak-gerik peserta ujian yang mencurigakan. Pengawas kemudian melakukan prosedur pemeriksaan menggunakan pendeteksi logam (metal detector) dan hasilnya ditemukan beberapa alat rekam yang dipasang di badan mereka.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polisi melalui Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan. Saat ini Polisi masih menyelidiki kasus itu, namun ketujuh peserta yang berbuat curang tidak ditahan. Mereka hanya dijadikan saksi korban dan telah dipulangkan ke keluarganya.
(don)
Lihat Juga :