Perjuangan Dokter Spesialis Kandungan Satu-satunya di Fakfak, Ditolak Warga hingga Naik Perahu Bawa Genset
Selasa, 16 Mei 2023 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kondisi sulitnya akses pemeriksaan kehamilan, banyaknya kekerasan seksual, hingga meningkatnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Maluku, Warga Fakfak Papua Panik Keluar Rumah
“Kehadiran kami, selain pengobatan, juga penyuluhan terkait seks pra-nikah. Sebab dari fenomena yang ada, kebanyakan saat hamil anak ketiga, sang ibu baru dinikahi suami. Itu pun secara siri dan sudah dinormalisasi. Terlepas dari minimnya hiburan, mereka melakukan hubungan seksual tanpa dibekali pengetahuan,” jelasnya.
Kondisi itu diperparah dengan penolakan penduduk terhadap dokter maupun tenaga medis. Sebab, kebiasaan penduduk yang lebih tertarik ke dukun daripada tempat pelayanan kesehatan.
Tak mengherankan, lantaran jarak tempuh dari kampung ke kota menghabiskan waktu berjam-jam. Banyak pula penduduk yang belum memiliki kartu BPJS.
“Jangankan BPJS, akta kelahiran, kartu keluarga dan berkas administratif lainnya. Mereka cenderung belum memiliki,” jelasnya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Maluku, Warga Fakfak Papua Panik Keluar Rumah
“Kehadiran kami, selain pengobatan, juga penyuluhan terkait seks pra-nikah. Sebab dari fenomena yang ada, kebanyakan saat hamil anak ketiga, sang ibu baru dinikahi suami. Itu pun secara siri dan sudah dinormalisasi. Terlepas dari minimnya hiburan, mereka melakukan hubungan seksual tanpa dibekali pengetahuan,” jelasnya.
Kondisi itu diperparah dengan penolakan penduduk terhadap dokter maupun tenaga medis. Sebab, kebiasaan penduduk yang lebih tertarik ke dukun daripada tempat pelayanan kesehatan.
Tak mengherankan, lantaran jarak tempuh dari kampung ke kota menghabiskan waktu berjam-jam. Banyak pula penduduk yang belum memiliki kartu BPJS.
“Jangankan BPJS, akta kelahiran, kartu keluarga dan berkas administratif lainnya. Mereka cenderung belum memiliki,” jelasnya.
Lihat Juga :