Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Daerah, Surabaya Salah Satunya
Rabu, 22 Juli 2020 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: COVID-19 Kembali Renggut Nyawa Tenaga Medis, Kali Ini Perawat Senior )
Berdasarkan survei terbaru, juga ada peningkatan kepatuhan warga dalam menggunakan masker. “Saat ini kami giat melakukan intervensi pembagian masker. Total sudah ada 4 juta masker yang dibagikan Forkopimda Jatim ke masyarakat. Sehingga tingkat kepatuhan penggunaan masker di Jatim sudah meningkat,” imbuh Khofifah.
Berdasarkan data Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) pada 19-23 Mei 2020, warga Jatim yang tidak menggunakan masker 41-84 persen. Sedangkan data terbaru survei tanggal 24-26 Juni 2020, tingkat kepatuhan menggunakan masker sudah meningkat. Di Surabaya tingkat ketidakpatuhan warga memakai masker tinggal 15,68 persen.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran berharap kasus baru COVID-19 di Jatim bis terus berkurang. “Saat ini pengendalian penyebaran COVID-19 di Jatim sudah on the right track. Namun harus terus dijaga. Terutama saat Lebaran Idul Adha. Kami imbau kembali agar nanti Lebaran Idul Adha silaturahminya virtual saja,” katanya.
Berdasarkan survei terbaru, juga ada peningkatan kepatuhan warga dalam menggunakan masker. “Saat ini kami giat melakukan intervensi pembagian masker. Total sudah ada 4 juta masker yang dibagikan Forkopimda Jatim ke masyarakat. Sehingga tingkat kepatuhan penggunaan masker di Jatim sudah meningkat,” imbuh Khofifah.
Berdasarkan data Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) pada 19-23 Mei 2020, warga Jatim yang tidak menggunakan masker 41-84 persen. Sedangkan data terbaru survei tanggal 24-26 Juni 2020, tingkat kepatuhan menggunakan masker sudah meningkat. Di Surabaya tingkat ketidakpatuhan warga memakai masker tinggal 15,68 persen.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran berharap kasus baru COVID-19 di Jatim bis terus berkurang. “Saat ini pengendalian penyebaran COVID-19 di Jatim sudah on the right track. Namun harus terus dijaga. Terutama saat Lebaran Idul Adha. Kami imbau kembali agar nanti Lebaran Idul Adha silaturahminya virtual saja,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :