Gara-gara Tato, Sesama Anak Punk di Lubuklinggau Ribut Satu Luka
Minggu, 07 Mei 2023 - 17:44 WIB
loading...
A
A
A
Hasil interograsi, tersangka mengakui saat melakukan penganiayaan dalam kondisi mabuk minuman keras. Dan penyebab keributan karena korban Soleh diminta pelaku Marvin untuk membuat tato seorang perempuan yaitu Okta.
"Namun istri dari korban Soleh yang bernama Putri melarang untuk membuat tato di badan Okta," terangnya.
Baca juga: Memilukan! Wanita Cantik di Palembang Terluka Parah Disiram Air Keras
Sehingga hal itu sambungnya membuat pelaku MA marah-marah. Sebab melihat korban Soleh dan Putri ribut-ribut. Hingga akhirnya terjadi pemukulan oleh MA dengan tangan kanan ke arah kepala bagian kiri korban Soleh.
"Keributan antara pengamen atau anak-anak punk di Kota Lubuklinggau sudah sering terjadi dan meresahkan masyarakat," bebernya.
Sehingga kata Kasat Reskrim, perlu dilakukan tindakan hukum yang kongkrit guna memberikan efek jera bagi pelaku.
“Dan menjadi deterrent effect bagi anak-anak punk atau pengamen lainnya untuk tidak membuat keonaran guna tercipta situasi yang kondusif di Kota Lubuklinggau,” tandasnya.
"Namun istri dari korban Soleh yang bernama Putri melarang untuk membuat tato di badan Okta," terangnya.
Baca juga: Memilukan! Wanita Cantik di Palembang Terluka Parah Disiram Air Keras
Sehingga hal itu sambungnya membuat pelaku MA marah-marah. Sebab melihat korban Soleh dan Putri ribut-ribut. Hingga akhirnya terjadi pemukulan oleh MA dengan tangan kanan ke arah kepala bagian kiri korban Soleh.
"Keributan antara pengamen atau anak-anak punk di Kota Lubuklinggau sudah sering terjadi dan meresahkan masyarakat," bebernya.
Sehingga kata Kasat Reskrim, perlu dilakukan tindakan hukum yang kongkrit guna memberikan efek jera bagi pelaku.
“Dan menjadi deterrent effect bagi anak-anak punk atau pengamen lainnya untuk tidak membuat keonaran guna tercipta situasi yang kondusif di Kota Lubuklinggau,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :