Kisah Pelarian Pembesar Mataram Syekh Pandan Jati Akibat Dituduh Korupsi Berujung Jadi Wali di Pemalang

Jum'at, 05 Mei 2023 - 19:10 WIB
loading...
A A A
Beberapa sumber menyebutkan, bahwa Syekh Pandan Jati berkelana ke wilayah selatan untuk menyebarkan agama Islam, lalu kembali ke Mataram, setelah diketahui bahwa tuduhan korupsi kepadanya itu keliru atau tidak benar.

Baca juga: Turun Dari Mobil Cek Jalan Rusak di Lampung, Presiden Jokowi Tertawa Dengar Laporan Warga

Meski demikian, lokasi yang dipercaya sebagai makam Syekh Pandan Jati, hingga kini selalu ramai diziarahi masyarakat. Para peziarah akan semakin memadati makam tersebut, saat Kamis malam, atau malam Jumat.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi makam Syekh Pandan Jati, Wastori mengatakan, jika di hari Kamis malam, atau malam Jumat, tempat itu selalu ramai oleh peziarah. Menurutnya, kebanyakan peziarah berasal dari luar daerah, terutama dari Jawa Barat, seperti Subang, dan Indramayu. "Kalau hari Kamis Wage atau menjelang Jumat Kliwon banyak yang ziarah," katanya, Jumat (5/5/2023).

Keberadaan Syekh Pandan Jati, sangat terkait erat dengan penyebaran Islam di wilayah Pemalang, pada tahun 1500-1586. Bahkan, Syekh Pandan Jati dipercaya sebagai seorang alim yang dijukuki sebagai wali. Syekh Pandan Jati dipercaya merupakan murid Mbah Bantarbolang, yang nama besarnya kini diabadaikan menjadi nama desa dan kecamatan di Kabupaten Pemalang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved