Stimulus Ekonomi, Gubernur Sumsel Gelontorkan Rp4,4 Triliun Kuota KUR

Selasa, 21 Juli 2020 - 23:28 WIB
loading...
Stimulus Ekonomi, Gubernur...
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menyampaikan arahan di hadapan seluruh kepala daerah dan instansi terkait se-Sumsel, di Griya Agung, pada Selasa (21/7/2020). Foto/Ist
A A A
PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (HD) menyatakan, pihaknya akan selekasnya memulihkan ekonomi di Provinsi Sumsel. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat terbatas di Istana Bogor, pada 15 Juli lalu.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah, HD memastikan segera menggelontorkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Daerah. Ia pun sudah melibatkan OJK, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bahkan Bank Sumsel Babel (BSB). Dengan harapan Rp4,4 triliun kuota KUR untuk Sumsel dapat tersalur maksimal. (Baca juga: BRI Salurkan KUR Rp56 Triliun Hingga Akhir Juni 2020 )

"Sekarang KUR ini baru tersalur 30%. Kendalanya inventarisasi laporan awal pada analisis calon debitur. Tapi kita sudah punya model yang berhasil di Kecamatan Muara Telang Desa Talang Rejo Banyuasin. Ini akan kita jadikan contoh bagi kabupaten kota lainnya," ujar HD dalam arahannya di hadapan seluruh kepala daerah dan instansi terkait se-Sumsel, di Griya Agung, Selasa (21/7/2020).

Di desa tersebut, jelas HD, petani sudah bisa mendapatkan pinjaman ke bank. Di sana Kepala Desa mengambil peran penjaminan. Sehingga meski tanpa agunan petani dapat menggunakan kredit untuk mengolah sawah. Pinjaman yang didapat sangat bervariasi hingga Rp20 juta.

"Di Sumsel setelah level kabupaten selesai, untuk KUR di bawah Rp50 juta jika analisisnya jelas, usaha dan cara bayar serta potrnsi bayarnya jelas Pemprov juga bersedia menjadi penjamin," kata dia. (Baca juga: Bantu UMKM, Pemprov Sumsel Gelontorkan Rp11 Miliar )

Dalam kesempatan itu, HD juga menekankan agar Bupati/Wali Kota se-Sumsel segera memaksimalkan penyerapan APBD di masa pandemi Covid. "Instruksi saya belanja. Belanjakan uang yang ada secepatnya agar APBD ini dapat menstimulan pergerakan ekonomi di lapangan," kata HD.

Dengan aksi ini, HD berharap pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun ini tetap mendekati 6%. Namun demikian, ia juga mengingatkan agar proses pemulihan ekonomi ini jangan sampai meninggalkan protokol kesehatan. "Semua parah. Tapi kita Alhamdulillah, menurut data BI pertumbuhan ekonomi Sumsel masih stabil di angka 4,98%," ujar HD.

Meski demikian, HD tak menampik potensi penurunan pertumbuhan ekonomi dapat terjadi jika Bupati/Wako tidak segera membelanjakan APBD-nya, karena APBD ini merupakan stimulan penting bagi roda perekonomian. "Orang kan kalau mau beli kuliner harus ada uang. Nah kalau uang gak berputar ada di kas saja kan tidak bisa," kata HD.

Hingga saat ini dikatakannya rata-rata daerah baru membelanjakan 20-40 % saja dari anggaran mereka. Bahkan sektor yang dibelanjakan juga masih terbatas berupa belanja sembako untuk bantuan ke masyarakat.

"Tapi sektor buruh, tukang angkut, pertanian bagaimana kalau baru sektor itu yang dibelanjakan. Ini yang harus kita sadari bahwa peredaran uang dari kas kita adalah stimulan ekonomi" jelasnya.

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad meyakini, dengan adanya desakan Gubernur untuk segera membelanjakan APBD, para kepala daerah akan semakin yakin melangkah ke depan. "Dengan arahan ini semuanya menjadi lebih jelas. Secepatnya kita akan tindaklanjuti arahan Gubernur," ujar Joncik.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ganjar Pastikan APBD...
Ganjar Pastikan APBD untuk Stimulus Ekonomi Selama Pandemi
PLN Gelontorkan Stimulus...
PLN Gelontorkan Stimulus Rp216 M untuk Pelanggan Terdampak Pandemi
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rekomendasi
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Berita Terkini
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved