Ibu Kota Negara Pindah, Dukcapil: Pikir-pikir Kalau Mau ke Jakarta
Sabtu, 29 April 2023 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Menko PMK: DKI Tidak Terima Perantau Jika Tak Punya Modal Keterampilan
“Memang kalau kita lihat tren pendatang selama tiga tahun, itu 80 persen dari mereka berpendidikan SMA ke bawah,” kata Budi.
Pendatang baru ke Jakarta diprediksi akan meningkat hingga 30 persen pascalibur Lebaran 2023. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta belum berencana menggelar Operasi Yustisi Kependudukan.
Baca Juga: 40 Ribu Pendatang Baru Diprediksi Masuk Jakarta Usai Lebaran 2023
Discukcapil punya cara baru dalam menekan penyebaran penduduk di Jakarta melalui pendataan nomer induk kependudukan yang akan terpantau langsung oleh RT/RW dan Dasawisma.
Budi juga memastikan Disdukcapil akan terus memantau perkembangan arus migrasi pendatang baru serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta. Hal ini untuk menjaga Jakarta menjadi kota yang layak huni, aman dan nyaman untuk warganya.
“Memang kalau kita lihat tren pendatang selama tiga tahun, itu 80 persen dari mereka berpendidikan SMA ke bawah,” kata Budi.
Pendatang baru ke Jakarta diprediksi akan meningkat hingga 30 persen pascalibur Lebaran 2023. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta belum berencana menggelar Operasi Yustisi Kependudukan.
Baca Juga: 40 Ribu Pendatang Baru Diprediksi Masuk Jakarta Usai Lebaran 2023
Discukcapil punya cara baru dalam menekan penyebaran penduduk di Jakarta melalui pendataan nomer induk kependudukan yang akan terpantau langsung oleh RT/RW dan Dasawisma.
Budi juga memastikan Disdukcapil akan terus memantau perkembangan arus migrasi pendatang baru serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta. Hal ini untuk menjaga Jakarta menjadi kota yang layak huni, aman dan nyaman untuk warganya.
(thm)
Lihat Juga :