Gunung Karangetang Turun Status Waspada, Warga Tetap Dilarang Dekati Kawah
Kamis, 27 April 2023 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
"Erupsi efusif teramati hingga 1 April 2023, keadaan guguran sudah tidak tampak lagi, di malam hari pada puncak masih tampak adanya sinar api diam setinggi sekitar 10 meter. Kondisi kawah utara teramati pada malam hari masih tampak adanya api diam di tubuh kubah lava, sementara guguran tidak teramati," ujarnya.
Pada periode pengamatan Rabu (26/4) pukul 00:00-24:00 WITA terekam tiga kali gempa embusan dengan amplitudo 4-15 milimeter dan lama gempa 18-21 detik, 10 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 4-12 milimeter, S-P tidak teramati dan lama gempa 7-25 detik.
Satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 10 milimeter, S-P 0.7 detik dan lama gempa enam detik, satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 75 milimeter, S-P empat detik dan lama gempa 20 detik serta enam kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5-40 milimeter, S-P 10-20 detik dan lama gempa 41-111 detik.
Pada periode pengamatan Rabu (26/4) pukul 00:00-24:00 WITA terekam tiga kali gempa embusan dengan amplitudo 4-15 milimeter dan lama gempa 18-21 detik, 10 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 4-12 milimeter, S-P tidak teramati dan lama gempa 7-25 detik.
Satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 10 milimeter, S-P 0.7 detik dan lama gempa enam detik, satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 75 milimeter, S-P empat detik dan lama gempa 20 detik serta enam kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5-40 milimeter, S-P 10-20 detik dan lama gempa 41-111 detik.
(eyt)
Lihat Juga :