Makna Jumat Pahing saat Ganjar Pranowo Diumumkan Jadi Capres PDIP
Jum'at, 21 April 2023 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Taufan yang kini tengah menempuh pendidikan doktoral di State University of New York di Binghamton (SUNY Binghamton) atau Binghamton University, mengungkapkan, Jumat Pahing yang dipilih kali ini berada di Wuku Wugu. Di mana dalam Wuku Wugu, hari baiknya ada di hari Jumat dan Sabtu.
"Tetapi kalau hari Sabtu di Wuku Wugu ini, disebut masih ada ringkel. Yakni hitungan tidak baiknya. Sehingga yang paling baik tinggal di hari Jumat," ungkap pemerhati budaya Jawa, kelahiran Kabupaten Tulungagung tersebut.
Jumat Pahing, kata Taufan, menurut perhitungan Pasundari, memiliki makna yang sangat baik, yakni sedulur atau saudara, karena hari Jumat di Wuku Wugu ini menempati rumahnya di hari Selasa.
Baca juga: Anak-anak Logam Menanti Kepingan Rezeki di Tepian Pelabuhan Bakauheni
Sementara menurut hitungan Pawukon, ujar Taufan yang merupakan dosen sastra Inggris UB Malang tersebut, Jumat Pahing di Wuku Wugu ini tidak ada hambatan, karena bukan merupakan hari kubur
Dalam kalender Jawa, Taufan menyebutkan ada 30 Wuku, dan hingga kini masih digunakan untuk menentukan hari baik yang dapat digunakan dalam kegiatan penting. Wuku adalah siklus dalam penanggalan Jawa, dan Bali, yang berumur tujuh hari. Sehingga siklus 30 Wuku berumur 210 hari.
"Tetapi kalau hari Sabtu di Wuku Wugu ini, disebut masih ada ringkel. Yakni hitungan tidak baiknya. Sehingga yang paling baik tinggal di hari Jumat," ungkap pemerhati budaya Jawa, kelahiran Kabupaten Tulungagung tersebut.
Jumat Pahing, kata Taufan, menurut perhitungan Pasundari, memiliki makna yang sangat baik, yakni sedulur atau saudara, karena hari Jumat di Wuku Wugu ini menempati rumahnya di hari Selasa.
Baca juga: Anak-anak Logam Menanti Kepingan Rezeki di Tepian Pelabuhan Bakauheni
Sementara menurut hitungan Pawukon, ujar Taufan yang merupakan dosen sastra Inggris UB Malang tersebut, Jumat Pahing di Wuku Wugu ini tidak ada hambatan, karena bukan merupakan hari kubur
Dalam kalender Jawa, Taufan menyebutkan ada 30 Wuku, dan hingga kini masih digunakan untuk menentukan hari baik yang dapat digunakan dalam kegiatan penting. Wuku adalah siklus dalam penanggalan Jawa, dan Bali, yang berumur tujuh hari. Sehingga siklus 30 Wuku berumur 210 hari.
Lihat Juga :