Peltu Khusnul Terharu Dapat Hadiah Tangan Palsu dari Pangdam V/Brawijaya
Rabu, 12 April 2023 - 09:07 WIB
loading...
Peltu Khusnul Abdul Hakim (tengah) dengan tangan palsu di sebelah kanan. Prajurit TNI ini terkena tembakan GAM pada 2004 silam saat bertugas di Aceh.
A
A
A
SURABAYA - Pembantu Letnan Satu (Peltu) Khusnul Abdul Hakim tak bisa berkata-kata saat Pangdam V/Brawijaya , Mayjen TNI Farid Makruf memberinya tangan palsu. Khusnul hanya tertunduk, dalam batinnya berkata jika doanya akhirnya terkabul.
Khusnul merupakan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Banyuwangi. Pada tahun 2004 saat ditugaskan di daerah konflik Aceh, tangan kanan dan kiri serta ketiak terkena tembakan pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
![Peltu Khusnul Terharu Dapat Hadiah Tangan Palsu dari Pangdam V/Brawijaya]()
Proses pengukuran tangan Peltu Khusnul untuk dibuatkan tangan palsu.
Luka tembak itu hingga tembus ke belakang. Luka tembak itu cukup parah sehingga menyebabkan lengannya tak dapat diselamatkan. "Akhirnya diamputasi hingga di bawah siku," kata Pangdam.
Baca juga: Pangdam V Brawijaya Serahkan 1.000 Sembako untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Masjid Cheng Hoo
Pangdam menyampaikan ini saat berkunjung ke Banyuwangi belum lama ini. Setelah mengetahui kondisi Khusnul, Pangdam langsung memerintahkan Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) V/Brawijaya untuk menangani.
"Untuk segera menangani Peltu Khusnul sesuai prosedur medis. Kita carikan dia prosthesis (tangan palsu) sehingga nyaman serta aman untuk dipakai bekerja. Kita harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh anggota. Apalagi cacatnya didapatnya saat bertugas,” ujar jenderal Berdarah madura ini.
Khusnul merupakan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Banyuwangi. Pada tahun 2004 saat ditugaskan di daerah konflik Aceh, tangan kanan dan kiri serta ketiak terkena tembakan pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Proses pengukuran tangan Peltu Khusnul untuk dibuatkan tangan palsu.
Luka tembak itu hingga tembus ke belakang. Luka tembak itu cukup parah sehingga menyebabkan lengannya tak dapat diselamatkan. "Akhirnya diamputasi hingga di bawah siku," kata Pangdam.
Baca juga: Pangdam V Brawijaya Serahkan 1.000 Sembako untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Masjid Cheng Hoo
Pangdam menyampaikan ini saat berkunjung ke Banyuwangi belum lama ini. Setelah mengetahui kondisi Khusnul, Pangdam langsung memerintahkan Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) V/Brawijaya untuk menangani.
"Untuk segera menangani Peltu Khusnul sesuai prosedur medis. Kita carikan dia prosthesis (tangan palsu) sehingga nyaman serta aman untuk dipakai bekerja. Kita harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh anggota. Apalagi cacatnya didapatnya saat bertugas,” ujar jenderal Berdarah madura ini.
Lihat Juga :