Veronika Koman Tuding Ada Kekerasan Warga Sipil di Maybrat, Ini Penjelasan TNI
Selasa, 28 April 2020 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Penerangan Korem 181 Sorong, Mayor Inf Puguh Prandono mengatakan, bahwa bahasa yang dihembuskan oleh Veronica Koman pada laman Twitter nya adalah tidak benar dimana tidak ada pihak militer yang melakukan hal tersebut di wilayah Kabupaten Maybrat.
Mayor Puguh mengungkapkan bahwa kegiatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat adalah adanya pasukan Brimob yang tengah melakukan sweeping terkait hilangnya satu pucuk senjata api milik Brimob dalam peristiwa pembunuhan seorang anggota Brimob di Bintuni belum lama ini. Mayor Puguh menegaskan, bahwa pihak militer Indonesia tidak ada melakukan hal seperti tudingan Veronica Koman.
"Syaloom Selamat malam sudaraku, itu bahasa yang mereka hembuskan ke publik, tidak ada militer yg melakukan itu saudaraku, yang di sana itu Brimob yang melakukan sweeping terkait hilangnya senjata di Bintuni, klu militer tdk ada melakukan hal seperti itu saudaraku." demikian pernyataan Kapenrem 181 Sorong melalui pesan WhatsApp yang diterima, Selasa (28/4/2020).
Dari informasi yang didapatkan, sejumlah pasukan Brimob saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang anggota Brimob di wilayah Kabupaten Bintuni Papua Barat beberapa waktu lalu. Satu pucuk senjata api milik korban juga turut di bawa kabur oleh para pelaku. Sejumlah pelaku melarikan diri menuju perbatasan antar Kabupaten Bintuni dan Kabupaten Maybrat.
Mayor Puguh mengungkapkan bahwa kegiatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat adalah adanya pasukan Brimob yang tengah melakukan sweeping terkait hilangnya satu pucuk senjata api milik Brimob dalam peristiwa pembunuhan seorang anggota Brimob di Bintuni belum lama ini. Mayor Puguh menegaskan, bahwa pihak militer Indonesia tidak ada melakukan hal seperti tudingan Veronica Koman.
"Syaloom Selamat malam sudaraku, itu bahasa yang mereka hembuskan ke publik, tidak ada militer yg melakukan itu saudaraku, yang di sana itu Brimob yang melakukan sweeping terkait hilangnya senjata di Bintuni, klu militer tdk ada melakukan hal seperti itu saudaraku." demikian pernyataan Kapenrem 181 Sorong melalui pesan WhatsApp yang diterima, Selasa (28/4/2020).
Dari informasi yang didapatkan, sejumlah pasukan Brimob saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang anggota Brimob di wilayah Kabupaten Bintuni Papua Barat beberapa waktu lalu. Satu pucuk senjata api milik korban juga turut di bawa kabur oleh para pelaku. Sejumlah pelaku melarikan diri menuju perbatasan antar Kabupaten Bintuni dan Kabupaten Maybrat.
(sms)
Lihat Juga :