Kisah Wali Songo Dikejutkan Baju Antakusuma Berlumuran Darah di Masjid Demak

Senin, 10 April 2023 - 05:43 WIB
loading...
Kisah Wali Songo Dikejutkan...
Makam Sunan Ngudung yang ada di Jalan Syech Jumadil Kubro No. 10, Kedaton, Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Foto/Dok. disparpora.mojokertokab.go.id
A A A
Salah satu imam Masjid Agung Demak, Sunan Ngudung ditunjuk menjadi panglima pasukan Kesultanan Demak, untuk menyerbu Majapahit. Namun, pasukan yang dipimpinnya kewalahan menghadapi pasukan Majapahit, hingga membuat Sunang Ngundung gugur di medan tempur.

Baca juga: Kisah Kesultanan Demak Tak Paksa Rakyat Masuk Islam usai Taklukan Semarang, Bikin Etnis Tionghoa Betah

Sunan Ngudung berangkat ke medan pertempuran untuk menghadapi pasukan Majapahit, dengan menggunakan baju Antakusuma. Baju Antakusuma itu dipinjamnya dari Sunan Kalijaga, sebelum berangkat ke medan laga melawan Majapahit.



Sosok Sunang Ngundung sebagai panglima perang menghadapi Majapahit, dikisahkan dalam "Sajarah Wali Syekh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati: Naskah Mertasinga". Sayangnya, Sunan Ngudung harus menelan kekalahan ketika berhadapan dengan Adipati Terung.

Baca juga: Kisah Sunan Ngudung, Panglima Perang Demak yang Gugur saat Memimpin Penyerangan ke Majapahit

Sunan Ngudung gugur dengan mengenakan baju Antakusuma. Pada saat itu, ada sebuah kejadian menarik dan di luar akal manusia. Dikisahkan, baju Antakusuma yang dipakai Sunan Ngudung itu tiba-tiba berada di Masjid Demak.

Saat itu memang pasukan Demak terpaksa mundur karena nyaris kalah, apalagi dengan gugurnya Sunan Ngudung. Ketika Wali Songo sedang berada di Masjid Demak, tiba-tiba dikejutkan oleh datangnya baju Antakusuma.

Baju itu kembali dengan berlumuran darah. Sunan Bonang berkata, "Baju ini datang sendiri, mestinya yang memakainya telah gugur di medan peperangan". Betul saja tak lama kemudian jenazah Sunan Undung tiba, jenazahnya kemudian disempurnakan dan dimakamkan di halaman Mesjid Demak.

Baca juga: Salat Tarawih 8 Jam di Magetan, Dimulai usai Isyak Berakhir Menjelang Sahur

Kemudian para Wali merundingkan siapa yang akan menjadi penggantinya sebagai panglima perang. Akhirnya dalam perundingan itu diputuskan bahwa Sunan Kuduslah yang akan menggantikan ayahandanya.

Dalam pertempuran ini Sunan Gunung Jati beserta Sunan Giri mengajukan diri akan ikut berperang. Semua wali menyetujui permintaan kedua wali tersebut. Pasukan Demak kian lengkap dengan bergabungnya Sunan Gunung Jati dan Sunan Giri.

Mereka yang dipukul mundur kembali menggempur Majapahit. Karomah waliyullah lagi-lagi diperlihatkan di sini. Selain peti pusaka yang dibawa Sunan Kudus, dua senjata pamungkas dari karomah Sunan Gunung Jati, dan Sunan Giri membuat pasukan Majapahit akhirnya kocar-kacir dan kalah.

Baca juga: Memalukan! Sepak Bola Tarkam di Jember Ricuh, Pemain Lari ke Sawah

Setelah pasukan Majapahit dapat dikalahkan, ketiga wali itu pergi ke Keraton Majapahit. Kondisinya sepi. Tidak ada seorangpun yang berani menampakan dirinya, para penjaganya telah lari menyembunyikan diri ke gunung-gunung.

Ketiga orang wali itu memasuki prabayaksa atau ruang utama di Keraton Majapahit. Sesuai dengan kehendak para waliyullah ini, isi keraton konon dipindahkan ke serambi Masjid Demak. Adapun isi dari istana yang berupa alat-alat kerajaan diserahkan oleh Dewi Kendar, dan semuanya dibawa ke Demak.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kesaktian Sunan...
Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati
Kisah Kesaktian Tembang...
Kisah Kesaktian Tembang Durmo, Karomah Sunan Bonang yang Membuat Perampok Kejam Takluk
Kisah Sunan Bonang yang...
Kisah Sunan Bonang yang Memiliki Jejak Keturunan dari Nabi Muhammad SAW
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Krisis Moral: Membongkar...
Krisis Moral: Membongkar Lapisan Kebohongan di Dunia Modern
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 Turnamen Sepak Bola...
3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved