Kumpulkan Informasi Terkait Korban Kasus Dukun Tohari, Polda Jateng Buka Posko Ante Mortem
Rabu, 05 April 2023 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara dua jenazah selanjutnya adalah yang ditemukan pada Selasa 4 April 2023, dari hasil pemeriksaan forensik diketahui berkelamin laki-laki dan perempuan. “Semuanya belum teridentifikasi,” lanjut Kapolda. Baca juga: Terbongkar! Cara Mbah Slamet Habisi Korban: Minum Racun Campur Obat Penenang
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menambahkan, data-data post mortem dari jenazah yang ditemukan sudah diambil oleh tim Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah dipimpin Kepala Bidang Dokkes Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.
“Yang 9 (jenazah) kemarin sudah dikubur, nanti kalau ada keluarga melapor dan identik, bisa dibongkar makam untuk dibawa pulang (dimakamkan di tempat lain) atau tetap di situ, tergantung permintaan anggota keluarga,” kata Iqbal.
Dari total 11 jenazah yang belum teridentifikasi itu, Iqbal mengatakan, ada warga mengadukan di Polres Banjarnegara terkait informasi yang warga Palembang diduga jadi korban dukun Tohari.
Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti menyebutkan jenazah-jenazah tersebut dalam keadaan pembusukan lanjut. Perkiraan waktu kematian antara 6 bulan hingga 24 bulan.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menambahkan, data-data post mortem dari jenazah yang ditemukan sudah diambil oleh tim Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah dipimpin Kepala Bidang Dokkes Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.
“Yang 9 (jenazah) kemarin sudah dikubur, nanti kalau ada keluarga melapor dan identik, bisa dibongkar makam untuk dibawa pulang (dimakamkan di tempat lain) atau tetap di situ, tergantung permintaan anggota keluarga,” kata Iqbal.
Dari total 11 jenazah yang belum teridentifikasi itu, Iqbal mengatakan, ada warga mengadukan di Polres Banjarnegara terkait informasi yang warga Palembang diduga jadi korban dukun Tohari.
Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti menyebutkan jenazah-jenazah tersebut dalam keadaan pembusukan lanjut. Perkiraan waktu kematian antara 6 bulan hingga 24 bulan.
(don)
Lihat Juga :