Pemkab Barito Kuala Raih Sertifikat Bebas Frambusia
Selasa, 04 April 2023 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
dr. Azizah mengatakan penilaian bebas frambusia ini oleh tim verifikasi dari Kementerian Kesehatan RI, “Verifikasi mengecek pengendalian penyakit melewati dokumen, pengawasan, pengendalian dan pelaporannya yang telah sesuai. Akhirnya dinyatakanlah bahwa Barito Kuala bebas frambusia,” tuturnya.
Penyakit kulit frambusia hanya ada di negara beriklim tropis. Karena itu frambusia dikenal sebagai penyakit tropis yang terabaikan. Ketika menerima sertifikat frambusia dr. Azizah menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan bersama Pj. Bupati Barito Kuala telah berkomitmen untuk mendukung dan menjaga agar tidak ada penyakit frambusia di Barito Kuala.
Sertifikat bebas frambusia diberikan kepada kabupaten/kota yang telah mampu mengeradikasi atau menghilangkan penyakit tersebut di daerahnya. Kemenkes telah menetapkan menghapus penyakit tersebut di tahun 2024. Sedangkan di dunia untuk menghapuskan penyakit tersebut ditargetkan pada 2025 oleh WHO.
Barito Kuala merupakan 1 dari 108 kabupaten kota di Indonesia yang mampu mengeradikasi penyakit tersebut pada 2022 di bawah target nasional 2024. Menurut dr. Azizah, bukan tidak mungkin penyakit kulit frambusia tidak akan muncul lagi, namun dirinya meyakini komitmen menghapuskan frambusia dapat berhasil karena pengawasan dan pengendalian yang telah dijalankan dari sebelumnya maupun setelah meraih sertifikat bebas frambusia.
Penyakit kulit frambusia hanya ada di negara beriklim tropis. Karena itu frambusia dikenal sebagai penyakit tropis yang terabaikan. Ketika menerima sertifikat frambusia dr. Azizah menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan bersama Pj. Bupati Barito Kuala telah berkomitmen untuk mendukung dan menjaga agar tidak ada penyakit frambusia di Barito Kuala.
Sertifikat bebas frambusia diberikan kepada kabupaten/kota yang telah mampu mengeradikasi atau menghilangkan penyakit tersebut di daerahnya. Kemenkes telah menetapkan menghapus penyakit tersebut di tahun 2024. Sedangkan di dunia untuk menghapuskan penyakit tersebut ditargetkan pada 2025 oleh WHO.
Barito Kuala merupakan 1 dari 108 kabupaten kota di Indonesia yang mampu mengeradikasi penyakit tersebut pada 2022 di bawah target nasional 2024. Menurut dr. Azizah, bukan tidak mungkin penyakit kulit frambusia tidak akan muncul lagi, namun dirinya meyakini komitmen menghapuskan frambusia dapat berhasil karena pengawasan dan pengendalian yang telah dijalankan dari sebelumnya maupun setelah meraih sertifikat bebas frambusia.
(ars)
Lihat Juga :