2 Bandara di Kepri Diminta Tetap Berstatus Internasional
Senin, 27 Maret 2023 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Bobby Jayanto mencontohkan Bandara Raja Hasji Fisabilillah Tanjungpinang, sebelum pandemi Covid-19, telah membuka penerbangan langsung dari Tanjungpinang ke China. "Semestinya maskapai berlomba-lomba membuka rute penerbangan, baik domestik maupun internasional, sebab Pulau Bintan ini sudah terkenal dengan objek wisatanya yang mendunia, salah satunya kawasan pariwisata Lagoi," ujarnya.
Menurut dia, jika alasan fasilitas atau infrastruktur bandara yang kurang memadai, sehingga pemerintah pusat akan mencabut status kedua bandara internasional itu. Maka ia meminta, agar pemerintah pusat melalui BUMN memperbaiki kekurangan yang ada bandara itu, bukan sebaliknya justru mencabut status internasional.
Dia juga minta Pemprov Kepri, agar serius memperjuangkan kepada pemerinta pusat, sehingga kedua bandara di daerah itu tidak dicabut status internasional, karena Kepri merupakan daerah perbatasan beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Baca juga: Kisah Para Dewa Bermusyawarah di Gunung Bromo, Putuskan Jawa Dipimpin Ken Arok
"Saya berharap dan minta Gubernur Kepri serius menanggapi isu ini. Harus diperjuangkan ke pusat, sebab jika dicabut status bandara ini yang rugi adalah daerah kita," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mempertahankan status internasional Bandara Raja Hasji Fisabilillah Tanjungpinang, dan Hang Nadim Batam.
Menurut dia, jika alasan fasilitas atau infrastruktur bandara yang kurang memadai, sehingga pemerintah pusat akan mencabut status kedua bandara internasional itu. Maka ia meminta, agar pemerintah pusat melalui BUMN memperbaiki kekurangan yang ada bandara itu, bukan sebaliknya justru mencabut status internasional.
Dia juga minta Pemprov Kepri, agar serius memperjuangkan kepada pemerinta pusat, sehingga kedua bandara di daerah itu tidak dicabut status internasional, karena Kepri merupakan daerah perbatasan beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Baca juga: Kisah Para Dewa Bermusyawarah di Gunung Bromo, Putuskan Jawa Dipimpin Ken Arok
"Saya berharap dan minta Gubernur Kepri serius menanggapi isu ini. Harus diperjuangkan ke pusat, sebab jika dicabut status bandara ini yang rugi adalah daerah kita," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mempertahankan status internasional Bandara Raja Hasji Fisabilillah Tanjungpinang, dan Hang Nadim Batam.
Lihat Juga :