Sejarah dan Asal Muasal Nama Boyolali, Kabupaten Berjuluk New Zealand Van Java

Minggu, 26 Maret 2023 - 10:39 WIB
loading...
Sejarah dan Asal Muasal...
Kabupaten Boyolali menjadi salah satu produsen susu dan pemasok daging sapi terbesar di Indonesia.
A A A
BOYOLALI - Boyolali merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Letaknya berada sekitar 25 km sebelah barat Kota Surakarta.

Mengutip informasi dari laman Pemerintah Kabupaten Boyolali, Sabtu (25/3/2023), secara administratif Boyolali memiliki beberapa batas wilayah. Berikut di antaranya:

-Sebelah utara : Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang

-Sebelah timur : Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo

-Sebelah selatan : Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta

-Sebelah barat : Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang

Pada julukannya, Boyolali dikenal dengan New Zealand Van Java atau Selandia Baru dari Jawa. Seperti negara New Zealand, Boyolali juga menjadi salah satu produsen susu dan pemasok daging sapi terbesar di Indonesia.

Dalam riwayatnya, penyematan nama Boyolali ini memiliki kisah yang cukup menarik. Bukan tentang buaya karena namanya “boyo”, konon nama wilayah ini diambil dari cerita perjalanan Kyai Ageng Pandanarang.

Baca juga: Dibangun di Tengah Kecamuk Perang Diponegoro, Masjid Damarjati Salatiga Jadi Persinggahan Musafir

Asal Muasal Nama Boyolali (H2)

Pada versi populer yang banyak dipercaya, asal muasal nama Boyolali ini memiliki hubungan dengan kisah Kyai Ageng Pandanarang.

Suatu ketika, Kyai Ageng Pandanarang melakukan perjalanan ke Gunung Jabalakat di Tembayat. Bukan tanpa alasan, dia diutus oleh Sunan Kalijaga untuk syiar agama Islam.

Tak seorang diri, Kyai Ageng pergi bersama istri dan anaknya. Pada perjalanannya, dia banyak melewati hambatan. Bahkan, karena berjalan terlalu jauh, anak dan istrinya tertinggal di belakang.

Sambil menunggu istri dan anaknya yang tertinggal, Kyai Ageng Pandanaran beristirahat. Dia singgah di sebuah batu besar yang berada di tengah sungai.

Saat istirahat, dia berucap “Bayawis Lali Wong Iki” yang berarti “Sudah lupakah orang ini” dalam bahasa Indonesia. Saat Nyai Ageng sampai, dia juga berucap “kyai, baya wis lali, teka ninggal bae” yang memiliki arti “kyai, kelihatannya lupa ya sampai meninggalkan”.

Berdasarkan ucapan-ucapan tersebut, kemudian daerah itu mulai dikenal dengan nama Boyolali.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Buka Lapangan Pekerjaan,...
Buka Lapangan Pekerjaan, Penggilingan Padi di Boyolali Resmi Beroperasi
Kronologi Ricuh Massa...
Kronologi Ricuh Massa di Mapolda Jateng Pecah Dini Hari Tadi, Pos Polisi Dibakar
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Rekomendasi
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved