Kisah Bayi Prabu Siliwangi Diasuh Induk Harimau di Tengah Hutan Belantara
Minggu, 19 Maret 2023 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Prabu Siliwangi dianggap seperti anaknya Siliwangi. Seperti halnya anak pemungut kayu penampilannya kumuh, dan badannya kotor. Dengan keadaan seperti itu waktu kanak-kanak, tidak terlihat petunjuk bahwa dia adalah anak seorang raja. Siliwangi tumbuh sebagai anak kecil dari gunung yang kotor dan tidak pernah mandi, dengan rambut yang gimbal tidak terurus.
Ketika Siliwangi masih kecil dan masih menjadi anak penggembala, ia memperoleh kebahagiaan dengan diambil oleh puteri dari Menak Sindangkasih, yang bernama Nyi Rara Sigir.
Nyi Rara Sigir tertarik untuk mengambil si kecil Siliwangi. Anak itu diurus serta dimandikannya sehingga muncul cahaya kebesarannya. Dari situ tampak tanda-tanda bahwa dia adalah keturunan dari bangsawan besar.
Baca juga: Misteri Patih Kerajaan Sumedang dan Larangan Mengenakan Baju Batik
Gilang-gemilang bersinar cahayanya, memancar keluar sehingga sang Ayu Rara Sigir jatuh cinta kepadanya, dan menginginkannya untuk menjadi jodohnya. "Jadikanlah Jaka Siliwangi ini menjadi jodohku, semoga tercapai keinginan hatiku," begitulah permintaannya.
Dikisahkan kemudian, pada waktu itu terjadi malapetaka. Ciptaannya Dalem Palimanan bermaksud akan menculik Putri Rara Sigir. Raksasa itu datang menyambar sang putri, namun sang putri Sigir dapat mengelak dan segera ditolong oleh Siliwangi.
Dua raksasa itu dilawannya, ditendang hingga raksasa itu jatuh terguling-guling. Ketika itu semua orang di Sindangkasih, menyaksikan akan kesaktian Siliwangi. Mereka menduga bahwa anak itu pastinya bukan anak sembarangan, dia telah mampu mengusir kedua raksasa itu. Dengan kejadian itu orang Sindangkasih mulai melihat Siliwangi sebagai seseorang yang tidak bisa diremehkan.
Dalam bukunya yang berjudul "Hitam Putih Pajajaran, Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran," Fery Taufiq El-Jaquene menyebutkan, Prabu Siliwangi yang memiliki gelar Prabu Dewataprana Sri Baduga Maharaja, merupakan putra Prabu Dewa Niskala, yang lahir pada tahun 1401 Masehi, di Kawali, Ciamis, Jawa Barat.
Ketika Siliwangi masih kecil dan masih menjadi anak penggembala, ia memperoleh kebahagiaan dengan diambil oleh puteri dari Menak Sindangkasih, yang bernama Nyi Rara Sigir.
Nyi Rara Sigir tertarik untuk mengambil si kecil Siliwangi. Anak itu diurus serta dimandikannya sehingga muncul cahaya kebesarannya. Dari situ tampak tanda-tanda bahwa dia adalah keturunan dari bangsawan besar.
Baca juga: Misteri Patih Kerajaan Sumedang dan Larangan Mengenakan Baju Batik
Gilang-gemilang bersinar cahayanya, memancar keluar sehingga sang Ayu Rara Sigir jatuh cinta kepadanya, dan menginginkannya untuk menjadi jodohnya. "Jadikanlah Jaka Siliwangi ini menjadi jodohku, semoga tercapai keinginan hatiku," begitulah permintaannya.
Dikisahkan kemudian, pada waktu itu terjadi malapetaka. Ciptaannya Dalem Palimanan bermaksud akan menculik Putri Rara Sigir. Raksasa itu datang menyambar sang putri, namun sang putri Sigir dapat mengelak dan segera ditolong oleh Siliwangi.
Dua raksasa itu dilawannya, ditendang hingga raksasa itu jatuh terguling-guling. Ketika itu semua orang di Sindangkasih, menyaksikan akan kesaktian Siliwangi. Mereka menduga bahwa anak itu pastinya bukan anak sembarangan, dia telah mampu mengusir kedua raksasa itu. Dengan kejadian itu orang Sindangkasih mulai melihat Siliwangi sebagai seseorang yang tidak bisa diremehkan.
Dalam bukunya yang berjudul "Hitam Putih Pajajaran, Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran," Fery Taufiq El-Jaquene menyebutkan, Prabu Siliwangi yang memiliki gelar Prabu Dewataprana Sri Baduga Maharaja, merupakan putra Prabu Dewa Niskala, yang lahir pada tahun 1401 Masehi, di Kawali, Ciamis, Jawa Barat.
Lihat Juga :