Bupati dan DPRD Kabupaten Pekalongan Salurkan 4.150 Sembako di Doro
Selasa, 28 April 2020 - 18:53 WIB
loading...
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi Ketua Komisi IV DPRD HM Kholis Jaluzi menyalurkan 4.150 bantuan sembako di Kecamatan Doro. FOTO/Istimewa
A
A
A
PEKALONGAN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan HM Kholis Jaluzi menyalurkan 4.150 bantuan paket sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Doro.
Bantuan paket sembako ini merupakan bantuan yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2020 untuk program jaring pengaman sosial. "Kita melakukan distribusi bantuan jaring pengaman sosial yang bersumber dari Dana APBD di Kecamatan Doro sebanyak 4.150 paker," kata Asip Kholbihi.
Bupati menegaskan bahwa bantuan ini wajib didistribusikan secara langsung oleh para kepala desa ke masing-masing rumah warga sekaligus dapat mengetahui kondisi sosiologis rumah tangga warganya.
"Seperti yang sudah-sudah, instruksi saya yaitu para kepala desa wajib antar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, untuk mengetahui secara sosiologis kondisi rumah tangga warga Kabupaten Pekalongan," katanya.
Pihaknya berharap agar mereka tahu kondisi real, karena sekarang di daerah Doro ini berbasis pertanian, perkebunan kemudian ada pelaku-pelaku industri konveksi disini juga banyak yang terhenti. Dan ini berdampak ke para karyawanya. Sehingga dia minta kepada para kepala desa untuk mengantar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, sehingga mereka tahu kondisi persis apa yang dialami masyarakatnya.
Bantuan paket sembako ini merupakan bantuan yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2020 untuk program jaring pengaman sosial. "Kita melakukan distribusi bantuan jaring pengaman sosial yang bersumber dari Dana APBD di Kecamatan Doro sebanyak 4.150 paker," kata Asip Kholbihi.
Bupati menegaskan bahwa bantuan ini wajib didistribusikan secara langsung oleh para kepala desa ke masing-masing rumah warga sekaligus dapat mengetahui kondisi sosiologis rumah tangga warganya.
"Seperti yang sudah-sudah, instruksi saya yaitu para kepala desa wajib antar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, untuk mengetahui secara sosiologis kondisi rumah tangga warga Kabupaten Pekalongan," katanya.
Pihaknya berharap agar mereka tahu kondisi real, karena sekarang di daerah Doro ini berbasis pertanian, perkebunan kemudian ada pelaku-pelaku industri konveksi disini juga banyak yang terhenti. Dan ini berdampak ke para karyawanya. Sehingga dia minta kepada para kepala desa untuk mengantar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, sehingga mereka tahu kondisi persis apa yang dialami masyarakatnya.
Lihat Juga :