Plan International Gandeng Visa Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan Remaja Perempuan
Sabtu, 11 Maret 2023 - 00:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, remaja perempuan dan wanita muda khususnya, membutuhkan literasi keuangan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu bagaimana mereka mengelola keuangan, mengejar peluang ubntuk mendapatkan penghasilan, membayar ragam biaya, dan merencanakan masa depan.
"Akses terhadap produk dan layanan keuangan yang bermanfaat, terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan mereka, penting untuk dimiliki kaum muda. Terutama jika akses ini diberikan dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," ungkapnya..
Hal iniz tambahnya, akan membantu kaum muda yang rentan dan terkucilkan. 'Terutama perempuan muda, untuk menjadi tangguh dan dapat terlibat aktif dalam memilih pekerjaan yang layak untuk diri mereka sendiri.
Bhagyashri Dengle, Executive Director, Asia Pacific, Plan International mengatakan, pihaknya sangat yakin bahwa kemitraan dengan Visa akan berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
"Mempromosikan inklusi keuangan, dan membangun ketangguhan yang memungkinkan perempuan muda untuk bersaing di pasar tenaga kerja abad ke-21," ujar Dengle.
"Akses terhadap produk dan layanan keuangan yang bermanfaat, terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan mereka, penting untuk dimiliki kaum muda. Terutama jika akses ini diberikan dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," ungkapnya..
Hal iniz tambahnya, akan membantu kaum muda yang rentan dan terkucilkan. 'Terutama perempuan muda, untuk menjadi tangguh dan dapat terlibat aktif dalam memilih pekerjaan yang layak untuk diri mereka sendiri.
Bhagyashri Dengle, Executive Director, Asia Pacific, Plan International mengatakan, pihaknya sangat yakin bahwa kemitraan dengan Visa akan berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
"Mempromosikan inklusi keuangan, dan membangun ketangguhan yang memungkinkan perempuan muda untuk bersaing di pasar tenaga kerja abad ke-21," ujar Dengle.
(don)
Lihat Juga :