Kisah Gerakan Penculikan KSAD A.H Nasution karena Banyak Tentara Hidup Miskin
Jum'at, 10 Maret 2023 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Dan diam-diam sejumlah perwira yang awalnya terlibat, oleh Nasution dipreteli satu-satu. Kabar gerakan penculikan Nasution itu sempat memancing amarah pasukan dari kesatuan lain.
Baca juga: Kisah Skandal Seks di Kastil Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan Asal Usul Pria Hidung Belang
Dipimpin Kapten Soepomo, mantan Wakil RPKAD, markas RPKAD Batujajar dikepung. Beruntung situasi yang berpotensi menimbulkan pertumpahan darah itu berhasil dicegah. Benny berhasil membujuk Soepomo untuk kembali ke pangkalan Kavaleri di Bandung.
Dalam peristiwa gerakan penculikan Nasution itu, komandan RPKAD Djaelani dan tujuh perwira yang terlibat dijatuhi sanksi pemberhentian dari dinas militer.
Djaelani sempat menjalani penahanan di Salatiga. Dalam peristiwa itu, satu-satunya perwira yang tidak dipensiunkan adalah Letnan Aloysius Soegijanto. Ia selamat karena Wakil KSAD Kolonel Gatot Subroto menilai masih bisa dibina.
Kendati demikian Aloysius Soegijanto dikeluarkan dari RPKAD dan pindah ke kesatuan lain.
Baca juga: Kisah Skandal Seks di Kastil Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan Asal Usul Pria Hidung Belang
Dipimpin Kapten Soepomo, mantan Wakil RPKAD, markas RPKAD Batujajar dikepung. Beruntung situasi yang berpotensi menimbulkan pertumpahan darah itu berhasil dicegah. Benny berhasil membujuk Soepomo untuk kembali ke pangkalan Kavaleri di Bandung.
Dalam peristiwa gerakan penculikan Nasution itu, komandan RPKAD Djaelani dan tujuh perwira yang terlibat dijatuhi sanksi pemberhentian dari dinas militer.
Djaelani sempat menjalani penahanan di Salatiga. Dalam peristiwa itu, satu-satunya perwira yang tidak dipensiunkan adalah Letnan Aloysius Soegijanto. Ia selamat karena Wakil KSAD Kolonel Gatot Subroto menilai masih bisa dibina.
Kendati demikian Aloysius Soegijanto dikeluarkan dari RPKAD dan pindah ke kesatuan lain.
(nic)
Lihat Juga :