Cerita Haru Wisudawan FK Unair Asal Gaza, Dipanggil Dokter Sejak Umur 10 Tahun
Minggu, 05 Maret 2023 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
“Alhamdulillah, kami sebagai murid-murid di Gaza tetap semangat untuk menjalani kegiatan belajar mengajar,” kata Ahmed.
Selepas lulus SMA di negara asalnya, ia mendapatkan beasiswa di salah satu universitas di Sudan. Sayangnya, kesempatan dalam meraih beasiswa tersebut sempat terhalang lantaran sulitnya mendapatkan akses ke luar dari negaranya, Palestina.
Baca juga: Dosen FK Unair Bagi Tips Jaga Kesehatan Reproduksi: Hindari Pembalut Harian, Pilih Celdam Katun
Satu tahun berlalu, hambatan berupa kesulitan akses tersebut berhasil ia lalui. Ahmed selanjutnya dapat merasakan pendidikan singkat selama satu semester di Sudan, sebelum akhirnya tempatnya belajar itu terpaksa ditutup secara permanen.
“Saya mulai satu semester di Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Sudan. Namun sayangnya, karena terdapat suatu masalah, universitas tersebut ditutup secara keseluruhan,”bebernya.
Alih-alih berputus asa lantaran kegagalan yang dialami,Ahmed justru semakin terpacu dan bersemangat untuk mengejar mimpinya. Ia mencoba mencari-cari beasiswa yang memberikan akses untuk mengenyam pendidikan bidang kedokteran. Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang, akhirnya ia memutuskan untukapplydi Universitas Airlangga.
Selepas lulus SMA di negara asalnya, ia mendapatkan beasiswa di salah satu universitas di Sudan. Sayangnya, kesempatan dalam meraih beasiswa tersebut sempat terhalang lantaran sulitnya mendapatkan akses ke luar dari negaranya, Palestina.
Baca juga: Dosen FK Unair Bagi Tips Jaga Kesehatan Reproduksi: Hindari Pembalut Harian, Pilih Celdam Katun
Satu tahun berlalu, hambatan berupa kesulitan akses tersebut berhasil ia lalui. Ahmed selanjutnya dapat merasakan pendidikan singkat selama satu semester di Sudan, sebelum akhirnya tempatnya belajar itu terpaksa ditutup secara permanen.
“Saya mulai satu semester di Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Sudan. Namun sayangnya, karena terdapat suatu masalah, universitas tersebut ditutup secara keseluruhan,”bebernya.
Alih-alih berputus asa lantaran kegagalan yang dialami,Ahmed justru semakin terpacu dan bersemangat untuk mengejar mimpinya. Ia mencoba mencari-cari beasiswa yang memberikan akses untuk mengenyam pendidikan bidang kedokteran. Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang, akhirnya ia memutuskan untukapplydi Universitas Airlangga.
Lihat Juga :