Miris! Rumah dan Jembatan di Rokan Hulu Riau Terancam Roboh Tergerus Sungai Batang Labuh
Rabu, 01 Maret 2023 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Turap Ambrol, 2 Rumah Warga di Bantaran Sungai Cikaengan Garut Terancam Longsor
"Yang paling parah itu sejak dua tahun terakhir, ketika air meluap, maka pinggir Sungai akan terus tergerus. Kita khawatir jika dibiarkan terus-menerus akan runtuh pemukiman warga dan surau suluk ini," kata Abu Bakar dalam keterangannya kepada MPI, Rabu (1/3/2023).
Melihat kondisi itu, Abu Bakar berharap kepada pemerintah agar dibangunkan tembok penahan tebing (Turap), agar bisa menahan tanah di pinggir supaya tidak tergerus oleh air.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ustaz Abdul Gani yang merupakan jamaah di Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo. Dia berharap dibangunkan turap untuk mempertahankan kondisi Surau Suluk tersebut.
"Harapan kami cuma dibangunkan turap. Agar tanah di pinggir sungai tidak tergerus air," kata Abdul Gani yang merupakan guru ngaji di Surau Suluk tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengaku bahwa pemerintah Desa mendukung apa yang menjadi permintaan masyarakat terkait pembangunan turap penahan tebing di pinggir sungai yang letaknya hanya kurang lebih 15 meter dari lokasi bangunan Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo tersebut.
Namun diakuinya, dengan kondisi keuangan Desa yang peruntukannya dan jumlahnya juga terbatas, mustahil rasanya bisa diarahkan untuk pembangunan turap pinggir Sungai yang panjangnya itu mencapai lebih kurang 250 meter tersebut.
"Yang paling parah itu sejak dua tahun terakhir, ketika air meluap, maka pinggir Sungai akan terus tergerus. Kita khawatir jika dibiarkan terus-menerus akan runtuh pemukiman warga dan surau suluk ini," kata Abu Bakar dalam keterangannya kepada MPI, Rabu (1/3/2023).
Melihat kondisi itu, Abu Bakar berharap kepada pemerintah agar dibangunkan tembok penahan tebing (Turap), agar bisa menahan tanah di pinggir supaya tidak tergerus oleh air.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ustaz Abdul Gani yang merupakan jamaah di Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo. Dia berharap dibangunkan turap untuk mempertahankan kondisi Surau Suluk tersebut.
"Harapan kami cuma dibangunkan turap. Agar tanah di pinggir sungai tidak tergerus air," kata Abdul Gani yang merupakan guru ngaji di Surau Suluk tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengaku bahwa pemerintah Desa mendukung apa yang menjadi permintaan masyarakat terkait pembangunan turap penahan tebing di pinggir sungai yang letaknya hanya kurang lebih 15 meter dari lokasi bangunan Surau Suluk Syeh Muhammad Kayo tersebut.
Namun diakuinya, dengan kondisi keuangan Desa yang peruntukannya dan jumlahnya juga terbatas, mustahil rasanya bisa diarahkan untuk pembangunan turap pinggir Sungai yang panjangnya itu mencapai lebih kurang 250 meter tersebut.
Lihat Juga :