Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja di DPRD Sulsel Berujung Ricuh
Kamis, 16 Juli 2020 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Polisi berupaya mengamankan mereka yang teridentifikasi. Beberapa orang diamankan di kawasan jembatan layang atau Flyover. Letaknya tidak begitu jauh dari pusat aksi di depan Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo.
Hanya saja Anwar tidak menyebut pasti berapa orang provokator yang telah diamankan. Sementara ini pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan. Anwar menyebut, sebanyak delapan unit kendaraan roda dua diamankan petugas saat aksi kejar-kejaran berlangsung.
Baca Juga: Tolak RUU Cipta Kerja, Mahasiswa Sempat Tutup Jalan Trans Sulawesi
Sempat beredar kabar bahwa salah satu dari oknum provokator yang diamankan membawa senjata tajam. Namun, Anwar menampik hal tersebut. "Kalau yang bawa sajam kami belum tahu kebetulan kita ini situasi COVID-19 jadi protokol kesehatan itu tetap kita jaga. Salah satunya pemeriksaan denga thermal gun," imbuhnya.
Kepolisian mencatat sebanyak 500 pengunjuk rasa yang memadati area Kantor DPRD Sulsel hingga kawasan Flyover, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Mereka membentangkan spanduk dan sejumlah petaka, juga orasi bergantian hingga aksi bubar dengan kondusif.
Hanya saja Anwar tidak menyebut pasti berapa orang provokator yang telah diamankan. Sementara ini pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan. Anwar menyebut, sebanyak delapan unit kendaraan roda dua diamankan petugas saat aksi kejar-kejaran berlangsung.
Baca Juga: Tolak RUU Cipta Kerja, Mahasiswa Sempat Tutup Jalan Trans Sulawesi
Sempat beredar kabar bahwa salah satu dari oknum provokator yang diamankan membawa senjata tajam. Namun, Anwar menampik hal tersebut. "Kalau yang bawa sajam kami belum tahu kebetulan kita ini situasi COVID-19 jadi protokol kesehatan itu tetap kita jaga. Salah satunya pemeriksaan denga thermal gun," imbuhnya.
Kepolisian mencatat sebanyak 500 pengunjuk rasa yang memadati area Kantor DPRD Sulsel hingga kawasan Flyover, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Mereka membentangkan spanduk dan sejumlah petaka, juga orasi bergantian hingga aksi bubar dengan kondusif.
(tri)
Lihat Juga :