Dapat Bantuan Kaki Palsu dari MNC Peduli, IRT Asal Solok: Sekarang Saya Bisa Jalan Keliling Komplek
Jum'at, 24 Februari 2023 - 12:23 WIB
loading...
Seorang ibu rumah tangga (IRT) penyandang tuna daksa asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mendapat bantuan kaki palsu dari MNC Peduli. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A
A
A
SOLOK SELATAN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) penyandang tuna daksa asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mendapat bantuan kaki palsu dari MNC Peduli.
Atas bantuan tersebut, ibu bernama Pendri Gusmawati (50) menyampaikan terima kasih, karena sekarang dia bisa berjalan keliling komplek.
“Syukur Alhamdulillah, sekarang sudah bisa jalan keliling komplek. Dulu hanya ngesot sekarang juga sudah bisa mandi sendiri sampai nangis sendiri karena haru," tutur warga Sawah Laweh, Kelurahan Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan itu. Baca juga: Dorong Kreativitas IRT, Mak Ganjar Gelar Workshop Lukis Gerabah
Bantuan kaki palsu diserahkan di klinik spesialis pembuatan kaki dan tangan palsu di Jalan Konsolidasi Ujung Bukit, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada Jumat (24/2/2023) pagi.
Wati, begitu biasa dipanggil, menceritakan bahwa dirinya terjatuh setelah menginjak batu di dapur rumahnya pada tiga tahun lalu. Itu membuat kaki kanannya infeksi dan terpaksa diamputasi.
Atas bantuan tersebut, ibu bernama Pendri Gusmawati (50) menyampaikan terima kasih, karena sekarang dia bisa berjalan keliling komplek.
“Syukur Alhamdulillah, sekarang sudah bisa jalan keliling komplek. Dulu hanya ngesot sekarang juga sudah bisa mandi sendiri sampai nangis sendiri karena haru," tutur warga Sawah Laweh, Kelurahan Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan itu. Baca juga: Dorong Kreativitas IRT, Mak Ganjar Gelar Workshop Lukis Gerabah
Bantuan kaki palsu diserahkan di klinik spesialis pembuatan kaki dan tangan palsu di Jalan Konsolidasi Ujung Bukit, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada Jumat (24/2/2023) pagi.
Wati, begitu biasa dipanggil, menceritakan bahwa dirinya terjatuh setelah menginjak batu di dapur rumahnya pada tiga tahun lalu. Itu membuat kaki kanannya infeksi dan terpaksa diamputasi.
Lihat Juga :