13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Kamis, 23 Februari 2023 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Dewi mengatakan, difteri penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan, sehingga masyarakat harus mewaspadainya, dan segera membawa pasien ke Puskesmas serta rumah sakit ketika mengalami demam, nyeri saat menelan, serta ada warna putih di tenggorokan.
Baca juga: Pastikan Keamanan Laut Natuna Utara, KRI Disiagakan 24 Jam Setiap Hari
Dinkes Jabar, kata Dewi akan mendukung Dinkes Kabupaten Garut, dalam menangani KLB diftreri ini. Dewi juga menegaskan, semua anak usia 15 tahun ke bawah di Kabupaten Garut, akan langsung diberi imunisasi untuk mencegah penularan difteri.
"Racun difteri sangat berbahaya, dan bisa memicu henti jantung yang menyebabkan kematian. Difteri juga menyerang anak-anak serta orang dewasa, sehingga harus segera dilakukan penanganan medis di rumah sakit dengan diberi serum difteri ketika sudah dinyatakan positif terserang difteri," pungkas Dewi.
Baca juga: Pastikan Keamanan Laut Natuna Utara, KRI Disiagakan 24 Jam Setiap Hari
Dinkes Jabar, kata Dewi akan mendukung Dinkes Kabupaten Garut, dalam menangani KLB diftreri ini. Dewi juga menegaskan, semua anak usia 15 tahun ke bawah di Kabupaten Garut, akan langsung diberi imunisasi untuk mencegah penularan difteri.
"Racun difteri sangat berbahaya, dan bisa memicu henti jantung yang menyebabkan kematian. Difteri juga menyerang anak-anak serta orang dewasa, sehingga harus segera dilakukan penanganan medis di rumah sakit dengan diberi serum difteri ketika sudah dinyatakan positif terserang difteri," pungkas Dewi.
(eyt)
Lihat Juga :