13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Kamis, 23 Februari 2023 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dibangun Dinasti Sailendra dan Ditemukan Adipati Yogyakarta Tan Jin Sing, Begini Kemegahan Candi Borobudur Hasil Pencitaraan AI
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Dinkes Jabar, Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan ada dua anak dinyatakan positif difteri, dan sedang menjalani perawatan intensif. "Enam anak yang meninggal dunia, diduga akibat tertular dari dua anak yang positif difteri," tegasnya.
Dewi juga menyebutkan, dari data-data yang diperoleh Dinkes Jabar, diketahui tingkat vaksinasi difteri di Desa Kahuripan, masih sangat rendah. Yakni, hanya mencapai 40 persen dari total jumlah anak. Kondisi ini diduga menjadi penyebab tingginya penyakit difteri di kawasan tersebut.
![13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri]()
"Selain persoalan rendahnya tingkat vaksinasi difteri, kesadaran orang tua untuk segera membawa anaknya ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis masih sangat rendah. Hal ini mengakibatkan jumlah korban meninggal akibat difteri menjadi sangat banyak," tegas Dewi.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Dinkes Jabar, Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan ada dua anak dinyatakan positif difteri, dan sedang menjalani perawatan intensif. "Enam anak yang meninggal dunia, diduga akibat tertular dari dua anak yang positif difteri," tegasnya.
Dewi juga menyebutkan, dari data-data yang diperoleh Dinkes Jabar, diketahui tingkat vaksinasi difteri di Desa Kahuripan, masih sangat rendah. Yakni, hanya mencapai 40 persen dari total jumlah anak. Kondisi ini diduga menjadi penyebab tingginya penyakit difteri di kawasan tersebut.

"Selain persoalan rendahnya tingkat vaksinasi difteri, kesadaran orang tua untuk segera membawa anaknya ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis masih sangat rendah. Hal ini mengakibatkan jumlah korban meninggal akibat difteri menjadi sangat banyak," tegas Dewi.
Lihat Juga :